WHO Serukan Investasi pada Pencegahan, Pemantauan, dan Perawatan TBC 

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 25 Maret 2024 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyerukan tindakan untuk membersihkan dunia dari Tuberkulosis (TBC) momok kuno yang telah membuat sakit dan membunuh jutaan orang selama berabad-abad.

Tema peringatan tahun ini, “Ya! Kita bisa mengakhiri TBC,” diharapkan dapat mengirim pesan harapan bahwa mengakhiri epidemi yang setiap tahunnya membunuh sekitar 1,3 juta orang, merupakan suatu hal yang mungkin.

Meskipun penyakit ini dapat disembuhkan dan dicegah, dalam pertemuan tingkat tinggi PBB tahun 2023 tentang TBC, para kepala negara dan pemerintahan memperkirakan dibutuhkan 13 miliar dolar AS setiap tahun untuk pencegahan, diagnosis, pengobatan, dan perawatan sehingga dapat mengakhiri epidemi ini pada tahun 2030.

Para kepala negara itu berjanji akan mempercepat kemajuan dalam memberantas TBC dan mengubah komitmen ini menjadi tindakan nyata. Mereka menyetujui serangkaian target global untuk memajukan proses ini.

Dr. Tereza Kasaeva, Direktur Program Penanganan TBC di WHO mengatakan “target-target tersebut termasuk menjangkau 90 persen orang yang membutuhkan layanan pencegahan dan perawatan TBC, menggunakan tes cepat yang direkomendasikan WHO dan metode pertama untuk mendiagnosis TBC, serta menyediakan paket tunjangan kesehatan dan sosial untuk semua orang dengan TBC.”

Ditambahkannya, “Ini merupakan titik penting dalam perjuangan global untuk mengakhiri TBC. Lima tahun ke depan akan menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa momentum politik yang kita miliki saat ini diterjemahkan ke dalam tindakan nyata untuk mencapai target TBC global.”

Tuberkulosis adalah penyakit menular nomor dua di dunia yang paling banyak menelan korban setelah COVID-19, HIV dan AIDS. WHO melaporkan 1,3 juta orang meninggal akibat TBC pada tahun 2022 dan diperkirakan 10,6 juta orang jatuh sakit karena penyakit ini.

Ini adalah jumlah kasus baru tertinggi sejak badan kesehatan dunia tersebut mulai memantau penyakit ini pada tahun 1995. WHO mengatakan bahwa peningkatan tajam ini mungkin terkait dengan “keterlambatan pengobatan yang disebabkan oleh pandemi COVID-19.”

TBC, penyakit yang ditularkan melalui udara, menyebar ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau meludah. Penyakit ini ada di semua negara dan kelompok usia. [em/ka]

[ad_2]

Berita Terkait

Kasus Siskaeee Dkk, Polda Metro Limpahkan Berkas 12 Orang Tersangka Produksi Film Porno ke Kejati DKI
Paus akan ke Indonesia, Singapura, Timor-Leste, Papua Nugini pada 2-13 September
Lindungi Remaja dan Lawan “Sextortion,” Instagram Buat Fitur Baru yang Kaburkan Konten “Telanjang”
Wadah Makanan Ramah Lingkungan Bantu Tekan Polusi Plastik
Gereja Katolik Portugal Setujui Kompensasi Korban Pelecehan Seksual
Protes di Swedia pasca Penembakan oleh Geng Remaja
Hidangan Lebaran di Turki yang Ramah Diabetes
Pelajar Polandia Senang ada Larangan PR Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 11:47 WIB

Jaga Harga Wajar di Tingkat Konsumen, Pemerintah Resmi Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Beras

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:49 WIB

BI Rate Tetap 6,25 Persen untuk Perkuat Stabilitas dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak Global

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:23 WIB

Bapanas Intensifkan Pemantauan dan Intervensi Program untuk Jaga Stabilitas Pangan Jelang Iduladha

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:42 WIB

Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:18 WIB

Soal Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya, Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:17 WIB

Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global di Pertemuan Tingkat Menteri OECD

Selasa, 30 April 2024 - 15:58 WIB

Mencapai Sebesar Rp43,2 Triliun, Realisasi Investasi Hilirisasi di Sektor Mineral pada Kuartal I 2024

Sabtu, 27 April 2024 - 13:17 WIB

Rp 2 Triliun untuk Non Infrastuktur Termasuk Promosi dan Sosialisasi, Realisasi Anggaran APBN IKN Rp4,3 triliun

Berita Terbaru