Umat ​​​​Katolik Filipina Berdoa untuk Perdamaian Timteng dengan Hadirkan Patung Yesus Berkulit Gelap

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 9 Januari 2024 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Umat ​​​​Katolik Filipina Berdoa untuk Perdamaian Timteng dengan Hadirkan Patung Yesus Berkulit Gelap

[ad_1]

Sekelompok besar umat Katolik yang sebagian besar bertelanjang kaki, Selasa (9/1), berpawai dalam prosesi tahunan di ibu kota Filipina, membawa patung Yesus berkulit gelap yang telah berusia berabad-abad.

Banyak yang mengatakan mereka berdoa untuk perdamaian di Timur Tengah, di mana puluhan ribu warga Filipina bekerja, seiring meningkatnya kekhawatiran akan meluasnya perang Israel-Hamas, yang kini memasuki bulan keempat.

Prosesi tersebut, yang dianggap sebagai salah satu acara besar tahun ini bagi umat Katolik di Asia, ditunda selama tiga tahun karena pandemi virus corona dan tahun lalu, patung tersebut tidak diarak untuk mencegah kerumunan lebih besar.

Saat acara tersebut dimulai pada hari Selasa (9/1), kerumunan umat, banyak yang mengenakan kemeja merah marun dengan gambar Black Nazarene, membengkak menjadi sekitar 2 juta, menurut perkiraan polisi yang belum dikonfirmasi.

Black Nazarene adalah patung Yesus seukuran manusia yang sedang berlutut, berkulit gelap dan sedang memikul salib berwarna hitam.

Patung Black Nazarene dalam prosesi tahunan yang kembali digelar di Manila, Filipina, setelah ditangguhkan selama tiga tahun karena pandemi virus corona, Selasa, 9 Januari 2024. (AP/Aaron Favila)

Keamanan dalam keadaan siaga tinggi selama prosesi di distrik Quiapo Manila, menyusul pengeboman pada 3 Desember yang menewaskan empat orang dan melukai puluhan warga Katolik yang menghadiri Misa di sebuah universitas di Filipina Selatan. Presiden Ferdinand Marcos Jr. menuding “teroris asing” yang melakukan serangan tersebut.

Ribuan polisi dan petugas berpakaian preman dikerahkan di Quiapo, bersama dengan pengawasan drone dan pasukan komando yang ditempatkan di atap rumah di sepanjang rute prosesi, yang diperkirakan akan berlangsung hingga tengah malam. Polisi juga menutup banyak jalan di dekatnya, memblokir sinyal ponsel dan melarang orang membawa ransel.

Prosesi ini biasanya menarik sejumlah besar umat Katolik yang sebagian besar miskin, yang berdoa untuk meminta kesembuhan pada orang sakit dan kehidupan yang lebih baik.

Seorang perempuan berjalan mencoba mendekati kereta berlapis kaca yang membawa Black Nazarene dengan menapaki bahu lautan manusia dalam prosesi tahunan di Manila, Filipina, Selasa, 9 Januari 2024. (AP/Aaron Favila)

Seorang perempuan berjalan mencoba mendekati kereta berlapis kaca yang membawa Black Nazarene dengan menapaki bahu lautan manusia dalam prosesi tahunan di Manila, Filipina, Selasa, 9 Januari 2024. (AP/Aaron Favila)

Dua pekerja Filipina tewas dalam serangan Hamas pada 7 Oktober di Israel selatan. Kematian mereka mengingatkan ancaman yang dihadapi para pekerja asing di Israel, dimana sekitar 30.000 warga Filipina bekerja, banyak di antaranya sebagai perawat yang merawat orang sakit, orang lanjut usia, dan penyandang disabilitas. Pengiriman uang yang dikirim oleh para pekerja Filipina dari seluruh dunia telah membantu menjaga perekonomian Filipina yang rapuh.

“Saya berdoa agar perang segera berakhir,” kata Rose Portallo, ibu tiga anak berusia 33 tahun, kepada kantor berita Associated Press di sela-sela prosesi. “Saya prihatin dengan banyaknya warga Filipina yang berada di sana,” katanya, seraya menambahkan bahwa sebagian besar kerabatnya bekerja di Dubai, Uni Emirat Arab.

Jeffrey Quilala, seorang juru masak berusia 35 tahun di sebuah restoran di Manila yang sepupunya bekerja di Kuwait, mengatakan ia khawatir konflik Timur Tengah yang berkepanjangan dapat mempengaruhi harga minyak global, dan memperdalam kesulitan banyak warga miskin Filipina. Ia berjalan tanpa alas kaki untuk mengikuti prosesi tersebut dan mengatakan bahwa dia telah berpartisipasi dalam acara keagamaan tersebut selama 15 tahun.

Black Nazarene sangat diagungkan di Filipina. Patung itu dibawa pada abad ke-16 dari Meksiko dengan kapal galeon pada tahun 1606 oleh misionaris Spanyol. Kapal yang membawanya terbakar, namun patung hangus itu selamat. Banyak umat Katolik percaya bahwa ketahanan patung tersebut, dari kebakaran dan gempa bumi selama berabad-abad serta pengeboman hebat selama Perang Dunia II, merupakan bukti kekuatan ajaibnya. [ab/uh]

[ad_2]

Berita Terkait

Taufiq Hermawan alias Altaf Vicko Jadi Tersangka, Selebgram Shahnaz Anindya Alami KDRT Psikis dari Suaminya
Kasus Siskaeee Dkk, Polda Metro Limpahkan Berkas 12 Orang Tersangka Produksi Film Porno ke Kejati DKI
Paus akan ke Indonesia, Singapura, Timor-Leste, Papua Nugini pada 2-13 September
Lindungi Remaja dan Lawan “Sextortion,” Instagram Buat Fitur Baru yang Kaburkan Konten “Telanjang”
Wadah Makanan Ramah Lingkungan Bantu Tekan Polusi Plastik
Gereja Katolik Portugal Setujui Kompensasi Korban Pelecehan Seksual
Protes di Swedia pasca Penembakan oleh Geng Remaja
Hidangan Lebaran di Turki yang Ramah Diabetes

Berita Terkait

Rabu, 11 September 2024 - 14:36 WIB

Tanpa Kompromi, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Lakukan Bersih Bersih Calo Proyek Pengadaan

Kamis, 5 September 2024 - 22:31 WIB

Penguatan IHSG dan Rupiah Dorong Kenaikan CSA Index September 2024: Pelaku Pasar Masih Antisipasi Koreksi

Kamis, 5 September 2024 - 14:16 WIB

Harga Gabah Turun, Perpadi Sebut Anomali Harga Gabah Disebabkan oleh Panen Raya di Sejumlah Daerah Berlimpah

Kamis, 5 September 2024 - 09:55 WIB

Fokus Kemendag 2025, Zulkifli Hasan: Genjot Ekspor, Kendalikan Impor, dan Stabilisasi Harga dalam Negeri

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 07:59 WIB

Ungkap Langkah-langkah untuk Dukung Ketahanan Pangan di Dalam Negeri, Ini Penjelasan Wamentan Sudaryono

Jumat, 9 Agustus 2024 - 20:32 WIB

Bapanas Minta Bulog Serap Produksi Dalam Negeri dan Segera Salurkan Banpang Beras Mulai Agustus Ini

Selasa, 6 Agustus 2024 - 18:36 WIB

Pelaku Pasar Waspadai Koreksi IHSG, CSA Index Agustus 2024 Menurun ke 55,8

Kamis, 4 Juli 2024 - 17:39 WIB

Proyeksi IHSG Juli 2024 Menguat Tipis ke 6994, Optimisme Pelaku Pasar Masih Terjaga di Tengah Ketidakpastian

Berita Terbaru