Tepat di Hari Ibu, UIN Jakarta Kukuhkan 16 Guru Besar Perempuan

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 22 Desember 2023 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Bertepatan dengan perayaan Hari Ibu 22 Desember, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta mengukuhkan 16 guru besar perempuan dengan berbagai kepakaran.

Saat membuka sidang pengukuhan pada Jumat (22/12), Ketua Senat UIN Jakarta Prof. Dr. Dede Rosyada MA tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya.

“Selamat kepada para guru besar yang akan dikukuhkan tepat pada Hari Ibu ini. Jika diakumulasi dengan guru besar perempuan yang sudah ada, maka kini UIN Jakarta memiliki 26 guru besar perempuan, atau sekitar 19% dari total guru besar yang ada, hampir seperlimanya. Mudah-mudahan jumlah yang besar ini akan beriringan dengan karya-karya akademik yang monumental bagi peradaban dunia, baik dalam bidang ilmu keagamaan, sosial, sains dan humaniora,” ujarnya dalam sidang pengukuhan yang disiarkan secara langsung di berbagai media sosial.

Hal senada disampaikan Rektor UIN Jakarta Prof. Dr. Asep Saepudin Jahar. “Kehadiran 16 guru beasr baru dari kalangan perempuan ini kian menegaskan UIN Jakarta sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dengan jumlah guru besar terbanyak, termasuk guru besar perempuan,” ujarnya.

Beragam Kepakaran

Pusat Informasi dan Humas di Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyatakan ke-16 guru besar perempuan yang dikukuhkan itu memiliki beragam kepakaran ilmu, antara lain ilmu keagamaan Islam, pendidikan, bahasa, sains, psikologi, kesehatan dan lingkungan.

Enam belas guru besar perempuan yang dikukuhkan ini merupakan bagian dari 43 guru besar yang dikukuhkan secara bertahap sejak November lalu. Mereka adalah :

  1. Prof. Dr. Dzuriyatun Toyibah M.Si M.A. (Ilmu Sosiologi)
  2. Prof. Dr. Fadhilah Suralaga M.Si. (Ilmu Psikologi Pendidikan)
  3. Prof. Dr. Megga Ratnasari Pikoli M.Si (Ilmu Mikrobiologi Lingkungan)
  4. Prof. Hoirun Nisa M.Kes Ph.D. (Ilmu Epidemiologi)
  5. Prof. Siti Nurul Azkiyah M.Sc Ph.D (Ilmu Pendidikan Bahasa Inggris)
  6. Prof. Iim Halimatusa’diyah M.A. Ph.D. (Ilmu Sosiologi Pembangunan)
  7. Prof. Dr. Sururin M.A. (Ilmu Pendidikan Islam),
  8. Prof. Dr. Zahrotun Nihayah M.Si (Ilmu Psikologi).
  9. Prof. Dr. Nur Inayah M.Si (Ilmu Matematika)
  10. Prof. Dr. Darsita S. M.Hum (Ilmu Linguistik)
  11. Prof. Dr. Zilhadia M.Si Apt. (Ilmu Analisis Farmasi)
  12. Prof. Maila Dinia Husni Rahiem M.A. Ph.D. (Ilmu PAUD dan Kesejahteraan Sosial)
  13. Prof. Dr. Ir. Siti Rochaeni M.Si (Ilmu Manajemen Agraria)
  14. Prof. Dr. Rena Latifa M.Si (Ilmu Psikologi Agama)
  15. Prof. Dr. Hendrawati M.Si (Ilmu Kimia Lingkungan)
  16. Prof. R. Yani’ah Wardani M.Ag (Ilmu Bahasa Arab).

Prof. Dr. Asep Saepudin Jahar mengatakan “pengukuhan para guru besar baru ini mencerminkan komitmen UIN Jakarta untuk mengembangkan sumber daya pengajar berkualitas, serta mendorong riset, pendikan, pengajaran dan pengabdian sosial yang lebih kuat.” Juga semakin memperkuat lembaga pendidikan tinggi ini untuk fokus pada keunggulan akademik berbasis integrasi keilmuan.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Kemenag)

Secara khusus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengucapkan selamat kepada Prof. Dr. Nur Inayah M.Si yang disebutnya sebagai guru besar perempuan pertama di program studi “Matematika Murni dan Terapan” di lingkungan Kementerian Agama. “Pengukuhan gelar profesor ini sekaligus menjadi penanda bertambahnya tanggung jawab yang harus diemban dalam pengembangan dunia pendidika, riset dan pengabdian masyarakat,” ujar Yaqut.

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta merupakan salah satu perguruan tinggi keagamaan Islam negeri dengan 12 fakultas dan sekolah pascasarjana.

UMSU akan Kukuhkan Empat Guru Besar Perempuan

Tak hanya UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, satu kampus lain yang juga akan mengukuhkan guru besar perempuan adalah Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Empat guru besar perempuan akan dikukuhkan di kampus UMSU pada Sabtu (23/12) dalam upacara yang juga dihadiri oleh Rektor UMSU dan sekaligus Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nasir.

Keempat guru besar perempuan yang akan dikukuhkan itu adalah:

  1. Prof. Dr. Ida Hanifah, S.H., M.H Dosen Program Doktor Hukum (Guru Besar Bidang Ilmu Hukum)
  1. Prof. Dr. Ir. Hj. R. Sabrina, M.Si Dosen Magister Manajemen (Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen)
  1. Prof. Dr. Emilda Sulasmi, S.Pd., M.Pd Dosen Program Magister Manajemen Pendidikan Tinggi (Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Pendidikan)
  1. Prof. Dr. Siti Mujiatun, S.E., M.M Dosen S1 Manajemen (Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen)

Haedar Nasir mengatakan pengukuhan jabatan guru besar kali ini “membuktikan kesetaraan gender, dan bahwa kampus ini mendorong kemampuan serta kesempatan yang sama dalam meniti karir.

Apresiasi

Banyak kalangan memuji pengukuhan belasan guru besar perempuan di sedikitnya dua kampus ini. Mantan anggota Bawaslu, Wahidah Suaib, menyiarkan sebagian upacara pengukuhan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, sembari mengatakan “pertama dalam sejarah dunia akademik di Indonesia, pengukuhan 16 perempuan guru besar secara bersamaan. Guru besar UIN Jakarta lintas disiplin ilmu, tepat di Hari Ibu, Hari Pergerakan Perempuan Indonesia, 22 Desember 2023. Luar biasa terbaru dan bangga atas pencapaian perempuan-perempuan hebat dan inspiratif.”

Mantan Penasehat Senior Dirjen WHO Bidang Pemuda dan Gender Diah Saminarsih juga menyampaikan rasa bangganya lewat X, yang dulu dikenal sebagai Twitter. [em/ah]

[ad_2]

Berita Terkait

Kasus Siskaeee Dkk, Polda Metro Limpahkan Berkas 12 Orang Tersangka Produksi Film Porno ke Kejati DKI
Paus akan ke Indonesia, Singapura, Timor-Leste, Papua Nugini pada 2-13 September
Lindungi Remaja dan Lawan “Sextortion,” Instagram Buat Fitur Baru yang Kaburkan Konten “Telanjang”
Wadah Makanan Ramah Lingkungan Bantu Tekan Polusi Plastik
Gereja Katolik Portugal Setujui Kompensasi Korban Pelecehan Seksual
Protes di Swedia pasca Penembakan oleh Geng Remaja
Hidangan Lebaran di Turki yang Ramah Diabetes
Pelajar Polandia Senang ada Larangan PR Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 11:47 WIB

Jaga Harga Wajar di Tingkat Konsumen, Pemerintah Resmi Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Beras

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:49 WIB

BI Rate Tetap 6,25 Persen untuk Perkuat Stabilitas dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak Global

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:23 WIB

Bapanas Intensifkan Pemantauan dan Intervensi Program untuk Jaga Stabilitas Pangan Jelang Iduladha

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:42 WIB

Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:18 WIB

Soal Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya, Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:17 WIB

Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global di Pertemuan Tingkat Menteri OECD

Selasa, 30 April 2024 - 15:58 WIB

Mencapai Sebesar Rp43,2 Triliun, Realisasi Investasi Hilirisasi di Sektor Mineral pada Kuartal I 2024

Sabtu, 27 April 2024 - 13:17 WIB

Rp 2 Triliun untuk Non Infrastuktur Termasuk Promosi dan Sosialisasi, Realisasi Anggaran APBN IKN Rp4,3 triliun

Berita Terbaru