Restoran Serba Otomatis Dibuka di California, Dilayani Robot

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 21 Februari 2024 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Sementara satu robot sibuk membuat kentang goreng, robot lainnya menyiapkan dan membuat hamburger. Itulah pemandangan di CaliExpress. Restoran cepat saji itu akan ‘melempar’ kita ke masa depan karena banyak hal dilakukan robot dan mesin.

Urusan pemesanan dan pembayaran di restoran tersebut dikelola perusahaan teknologi Pop ID.

“Di belakang ada kulkas berisi potongan-potongan daging. Jadi, daging giling untuk burger dibuat begitu ada pesanan,” ujar Direktur Operasi Tony Lomelino.

Restoran otomatis pertama di dunia tersebut dibuka di Pasadena, negara bagian California. Begitu konsumen tiba, robot-robot yang mampu mengingat wajah akan menerima pesanan. Mereka pula yang akan menangani pembayaran. Yang menyenangkan, robot-robot pramusaji itu tidak perlu diberi tip.

Menurut pemilik dan pengelola restoran, keberadaan robot-robot itu merupakan terobosan revolusioner dalam hal keselamatan. Kasus-kasus pegawai yang tergelincir dan terbakar hampir tidak ada. Selain itu, limbah makanan dan minyak berkurang.

Robot Flippy 2 mengeluarkan kentang goreng di laboratorium pabrikan Miso Robotics Inc di Pasadena, California, AS 27 September 2022. (Foto: Sandra Stojanovic/REUTERS TV via REUTERS)

“Kami benar-benar berfokus pada lingkup restoran. Jika dipikir-pikir, mereka tidak memiliki teknologi terbaik. Ini tidak sama dengan industri teknologi. Ini adalah bidang yang benar-benar ditinggalkan oleh teknologi,” kata Ryan Sinnet, salah seorang pendiri Miso Robotika, yang ikut mengoperasikan CaliExpress.

Manajemen restoran mengatakan robot-robot itu adalah pekerja yang sempurna. Tidak ada permintaan khusus, tidak ada tuntutan kenaikan gaji. Meskipun biaya pemeliharaan belum sepenuhnya diketahui, para pemilik tidak memperkirakan biayanya akan besar.

“Kalau kita mempekerjakan lima sampai enam orang dalam satu tim kerja, lalu dikurangi menjadi satu? Berapa penghematannya? 80%?” kata Lomelino dari Pop ID.

Menghemat uang adalah pendorong utama memperkenalkan robot ke dunia kerja. Pada 2023, Gubernur California Gavin Newsom menaikkan upah minimum bagi pekerja restoran cepat saji menjadi $20 per jam. Robot-robot ini tidak perlu diberi upah.

“Salah satu alasan pengusaha yang menolak usul membayar upah minimum bagi pekerja restoran cepat saji adalah karena itu akan menaikkan biaya operasi. Akibatnya, mereka akan mencari cara untuk memangkas biaya,” tutur Gaspar Rivera-Salgado dari Institut Penelitian Perburuhan dan Ketenagakerjaan University of California Los Angeles (UCLA) melalui Skype.

Rivera-Salgado mengatakan menaikkan upah minimum adalah upaya untuk memasukkan pekerja ke dalam bisnis makanan cepat saji.

Lomelino dari Pop ID mengakui bahwa robot adalah salah satu cara untuk menghindari membayar upah yang lebih tinggi. Tetapi ia mengatakan robot-robot itu melakukan pekerjaan yang tidak diinginkan banyak orang.

“Sebenarnya, bahkan dengan membayar $20 per jam di Pasadena, saya akan kesulitan mendapatkan cukup pegawai untuk bekerja di sini, di restoran ini,” katanya.

Di CaliExpress, meskipun semua serba otomatis dan konsumen tampaknya menikmati layanan baru dari robot, Rivera-Salgado mengingatkan, selalu ada saja masalah teknologi. Di luar itu, yang lebih penting, menurutnya adalah orang-orang senang berbicara dengan orang lain.

“Terkadang karyawan mengeluh harus memantau mesin-mesin otomatis ini, karena cenderung sering gagal. Dan orang-orang akhirnya ingin berbicara dengan sesama manusia, karena mereka tahu manusia mampu memroses permintaan yang lebih rumit,” ujarnya.

Robot-robot telah berperan besar dalam industri manufaktur. Tidak dapat dihindari bahwa robot akan semakin jauh menyusup ke lebih banyak industri seiring berjalannya waktu. Namun masih harus dilihat apakah dunia ini siap dengan robot pramusaji dan robot koki di restoran. [ka/lt]

[ad_2]

Berita Terkait

Kasus Siskaeee Dkk, Polda Metro Limpahkan Berkas 12 Orang Tersangka Produksi Film Porno ke Kejati DKI
Paus akan ke Indonesia, Singapura, Timor-Leste, Papua Nugini pada 2-13 September
Lindungi Remaja dan Lawan “Sextortion,” Instagram Buat Fitur Baru yang Kaburkan Konten “Telanjang”
Wadah Makanan Ramah Lingkungan Bantu Tekan Polusi Plastik
Gereja Katolik Portugal Setujui Kompensasi Korban Pelecehan Seksual
Protes di Swedia pasca Penembakan oleh Geng Remaja
Hidangan Lebaran di Turki yang Ramah Diabetes
Pelajar Polandia Senang ada Larangan PR Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 11:47 WIB

Jaga Harga Wajar di Tingkat Konsumen, Pemerintah Resmi Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Beras

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:49 WIB

BI Rate Tetap 6,25 Persen untuk Perkuat Stabilitas dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak Global

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:23 WIB

Bapanas Intensifkan Pemantauan dan Intervensi Program untuk Jaga Stabilitas Pangan Jelang Iduladha

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:42 WIB

Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:18 WIB

Soal Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya, Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:17 WIB

Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global di Pertemuan Tingkat Menteri OECD

Selasa, 30 April 2024 - 15:58 WIB

Mencapai Sebesar Rp43,2 Triliun, Realisasi Investasi Hilirisasi di Sektor Mineral pada Kuartal I 2024

Sabtu, 27 April 2024 - 13:17 WIB

Rp 2 Triliun untuk Non Infrastuktur Termasuk Promosi dan Sosialisasi, Realisasi Anggaran APBN IKN Rp4,3 triliun

Berita Terbaru