Raja Inggris Nyatakan Penyesalan atas Penindasan Brutal dalam Perjuangan Kemerdekaan Kenya

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 2 November 2023 - 00:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Raja Inggris Charles, Selasa (31/10) mengatakan “tidak ada alasan” bagi “tindak kekerasan yang menjijikkan dan tidak dapat dibenarkan” yang dilakukan terhadap warga Kenya selama perjuangan kemerdekaan negara di Afrika Timur itu dari pemerintah kolonial Inggris.

Raja Charles mengemukakan pernyataan itu dalam jamuan makan malam kenegaraan di Nairobi, pada awal kunjungan kenegaraan empat hari Charles dan Ratu Camilla. Lawatan itu berlangsung menjelang perayaan memperingati 60 tahun kemerdekaan Kenya pada 12 Desember mendatang.

Lebih dari 10 ribu orang Kenya tewas dan yang lainnya ditangkap, ditahan dan disiksa selama penumpasan brutal pemberontakan Mau Mau di tangan pihak berwenang Inggris antara 1952 dan 1960.

Charles mengatakan kepada hadiri bahwa “kesalahan masa lalu menjadi penyebab kesedihan terbesar dan penyesalan terdalam.” Ia mengatakan, dengan menyikapi masa lalu dengan “kejujuran dan keterbukaan,” kedua negara dapat “terus membangun hubungan yang bahkan lebih erat lagi pada tahun-tahun mendatang.”

Tetapi Charles tidak menyampaikan permohonan maaf penuh atas kekejaman itu sebagaimana yang dituntut banyak aktivis Kenya.

Raja Charles III dan Ratu Camilla menyalami veteran Samwel Nthigai Mburia di Nairobi, Kenya, 1 November 2023. (REUTERS/Victoria Jones)

Presiden Kenya William Ruto, yang menjadi tuan rumah jamuan makan itu, mengatakan, tanggapan terhadap gerakan kemerdekaan Afrika “sangat dahsyat dalam kekejamannya.” Ruto mengakui bahwa meskipun Inggris telah melakukan berbagai upaya “untuk menebus kematian, cedera dan penderitaan” yang ditimbulkan terhadap rakyat Kenya, “masih banyak yang harus dilakukan untuk mencapai kepulihan penuh.

Inggris menyepakati ganti rugi $24 juta pada tahun 2013 untuk lebih dari 5.000 orang Kenya yang mengalami penganiayaan selama revolusi kemerdekaan.

Lawatan Raja Charles ke Kenya ini adalah yang pertama kalinya ia lakukan ke negara anggota Persemakmuran sejak ia naik takhta setelah ibunya, Ratu Elizabeth, mangkat tahun lalu. Beranggotakan 56 negara, Persemakmuran terdiri dari bekas koloni Inggris. Masa kekuasaan Elizabeth selama 70 tahun yang bersejarah dimulai ketika ayahnya, Raja George VI, meninggal sewaktu Elizabeth sedang mengunjungi Kenya bersama suaminya, mendiang Pangeran Philip. [uh/ab]

[ad_2]

Berita Terkait

Kasus Siskaeee Dkk, Polda Metro Limpahkan Berkas 12 Orang Tersangka Produksi Film Porno ke Kejati DKI
Paus akan ke Indonesia, Singapura, Timor-Leste, Papua Nugini pada 2-13 September
Lindungi Remaja dan Lawan “Sextortion,” Instagram Buat Fitur Baru yang Kaburkan Konten “Telanjang”
Wadah Makanan Ramah Lingkungan Bantu Tekan Polusi Plastik
Gereja Katolik Portugal Setujui Kompensasi Korban Pelecehan Seksual
Protes di Swedia pasca Penembakan oleh Geng Remaja
Hidangan Lebaran di Turki yang Ramah Diabetes
Pelajar Polandia Senang ada Larangan PR Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 11:47 WIB

Jaga Harga Wajar di Tingkat Konsumen, Pemerintah Resmi Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Beras

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:49 WIB

BI Rate Tetap 6,25 Persen untuk Perkuat Stabilitas dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak Global

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:23 WIB

Bapanas Intensifkan Pemantauan dan Intervensi Program untuk Jaga Stabilitas Pangan Jelang Iduladha

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:42 WIB

Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:18 WIB

Soal Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya, Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:17 WIB

Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global di Pertemuan Tingkat Menteri OECD

Selasa, 30 April 2024 - 15:58 WIB

Mencapai Sebesar Rp43,2 Triliun, Realisasi Investasi Hilirisasi di Sektor Mineral pada Kuartal I 2024

Sabtu, 27 April 2024 - 13:17 WIB

Rp 2 Triliun untuk Non Infrastuktur Termasuk Promosi dan Sosialisasi, Realisasi Anggaran APBN IKN Rp4,3 triliun

Berita Terbaru