Putri Warga Jerman yang Ditahan di Iran Katakan Ayahnya dalam ‘Risiko Besar’

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 6 November 2023 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Seorang warga negara Jerman yang diculik di Dubai dan dijatuhi hukuman mati oleh Iran sudah hampir tidak dapat berjalan dan berbicara karena masalah kesehatan yang gagal ditangani dengan baik oleh otoritas penjara Iran, ungkap putrinya kepada kantor berita AFP.

Jamshid Sharmahd, yang juga merupakan penduduk tetap AS, menderita penyakit Parkinson dan bisa meninggal karena kondisi kesehatannya yang memburuk, kata Gazelle Sharmahd kepada AFP, setelah pekan lalu ayahnya menghubungi dia dan keluarganya dari penjara – sesuatu yang jarang terjadi.

Jamshid, 68 tahun, diculik di Uni Emirat Arab dan dibawa secara paksa ke Iran pada musim panas 2020, menurut Kelompok Kerja PBB untuk Penahanan Sewenang-wenang. Iran hanya mengatakan dia ditahan dalam “operasi yang rumit.”

Dia diadili di Iran dan divonis bersalah karena melakukan “korupsi di Bumi” dan dijatuhi hukuman mati.

Di Amerika Serikat, Jamshid membantu mengembangkan situs web untuk kelompok oposisi Iran di pengasingan dan menjadi pembawa acara siaran radio. Pihak keluarga membantah klaim terhadapnya, yang dibuat di Iran, terkait ledakan pada tahun 2008 di Kota Shiraz, Iran selatan.

Menurut kelompok hak asasi manusia Amnesty International, dia menjadi sasaran “penghilangan paksa, penyiksaan dan perlakuan buruk lainnya.”

“Ayah saya menderita Parkinson stadium lanjut dan menunda pengobatan membuatnya hampir mustahil untuk berbicara, berjalan, bergerak atau bahkan bernapas,” ujar Gazelle Sharmahd.

Keluarga Sharmahd tidak tahu di mana persisnya dia ditahan di Iran. [lt/rd]

[ad_2]

Berita Terkait

Kasus Siskaeee Dkk, Polda Metro Limpahkan Berkas 12 Orang Tersangka Produksi Film Porno ke Kejati DKI
Paus akan ke Indonesia, Singapura, Timor-Leste, Papua Nugini pada 2-13 September
Lindungi Remaja dan Lawan “Sextortion,” Instagram Buat Fitur Baru yang Kaburkan Konten “Telanjang”
Wadah Makanan Ramah Lingkungan Bantu Tekan Polusi Plastik
Gereja Katolik Portugal Setujui Kompensasi Korban Pelecehan Seksual
Protes di Swedia pasca Penembakan oleh Geng Remaja
Hidangan Lebaran di Turki yang Ramah Diabetes
Pelajar Polandia Senang ada Larangan PR Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 11:47 WIB

Jaga Harga Wajar di Tingkat Konsumen, Pemerintah Resmi Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Beras

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:49 WIB

BI Rate Tetap 6,25 Persen untuk Perkuat Stabilitas dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak Global

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:23 WIB

Bapanas Intensifkan Pemantauan dan Intervensi Program untuk Jaga Stabilitas Pangan Jelang Iduladha

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:42 WIB

Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:18 WIB

Soal Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya, Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:17 WIB

Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global di Pertemuan Tingkat Menteri OECD

Selasa, 30 April 2024 - 15:58 WIB

Mencapai Sebesar Rp43,2 Triliun, Realisasi Investasi Hilirisasi di Sektor Mineral pada Kuartal I 2024

Sabtu, 27 April 2024 - 13:17 WIB

Rp 2 Triliun untuk Non Infrastuktur Termasuk Promosi dan Sosialisasi, Realisasi Anggaran APBN IKN Rp4,3 triliun

Berita Terbaru