Polisi Korsel Selidiki Remaja 14 Tahun Sebagai Tersangka Penyerangan terhadap Anggota Parlemen

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 27 Januari 2024 - 03:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Penyerang yang berulang kali memukul seorang perempuan anggota parlemen Korea Selatan dengan batu ketika dia mencoba melawan ternyata adalah seorang remaja pria berusia 14 tahun, kata polisi Seoul, Jumat (26/1) sewaktu mereka melanjutkan penyelidikan mengenai serangan itu.

Serangan pada hari Kamis terhadap Bae Hyunjin, anggota partai konservatif yang berkuasa, terjadi hanya beberapa minggu setelah seorang pria menikam leher pemimpin oposisi Lee Jae-myung. Bae dirawat karena lukanya. Dokter mengatakan dia terhindar dari cedera serius.

Polisi menginterogasi tersangka pelajar sekolah menengah itu di hadapan orang tuanya, dan mengirim pelajar itu ke rumah sakit jiwa pada Jumat pagi di mana mereka berencana untuk terus menyelidikinya, kata Cheon Young-gil, seorang pejabat di kantor polisi distrik Gangnam Seoul.

Undang-undang Korea Selatan mengizinkan rawat inap darurat bagi tersangka kriminal yang diduga mengidap penyakit mental di rumah sakit selama maksimal tiga hari, berdasarkan izin dokter dan polisi, jika ada kekhawatiran orang tersebut dapat membahaykan orang lain atau dirinya sendiri.

Cheon menolak untuk membahas rincian kesehatan tersangka, yang ditahan di tempat kejadian setelah serangan Kamis sore di sebuah gedung di Seoul selatan. Media Korea Selatan, mengutip kenalan remaja laki-laki tersebut yang tidak disebutkan namanya, yang melaporkan bahwa tersangka selama ini telah menerima pengobatan karena depresi.

“Pengakuan darurat tersebut didasarkan pada pertimbangan usia tersangka dan kondisi kesehatannya,” kata Cheon tanpa menjelaskan lebih lanjut. Dia mengatakan polisi dapat berupaya untuk memperpanjang masa rawat anak tersebut di rumah sakit setelah tiga hari pertama jika orang tuanya menyetujui.

Polisi juga mewawancarai Bae Friday di Rumah Sakit Universitas Soonchunhyang Seoul di mana dia terus menerima perawatan. Kantor Bae merilis foto mantel dan sweternya yang berlumuran darah, yang dilaporkan diserahkan ke polisi sebagai barang bukti. Motif serangan itu masih belum jelas. [ab/lt]

[ad_2]

Berita Terkait

Kasus Siskaeee Dkk, Polda Metro Limpahkan Berkas 12 Orang Tersangka Produksi Film Porno ke Kejati DKI
Paus akan ke Indonesia, Singapura, Timor-Leste, Papua Nugini pada 2-13 September
Lindungi Remaja dan Lawan “Sextortion,” Instagram Buat Fitur Baru yang Kaburkan Konten “Telanjang”
Wadah Makanan Ramah Lingkungan Bantu Tekan Polusi Plastik
Gereja Katolik Portugal Setujui Kompensasi Korban Pelecehan Seksual
Protes di Swedia pasca Penembakan oleh Geng Remaja
Hidangan Lebaran di Turki yang Ramah Diabetes
Pelajar Polandia Senang ada Larangan PR Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 11:47 WIB

Jaga Harga Wajar di Tingkat Konsumen, Pemerintah Resmi Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Beras

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:49 WIB

BI Rate Tetap 6,25 Persen untuk Perkuat Stabilitas dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak Global

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:23 WIB

Bapanas Intensifkan Pemantauan dan Intervensi Program untuk Jaga Stabilitas Pangan Jelang Iduladha

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:42 WIB

Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:18 WIB

Soal Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya, Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:17 WIB

Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global di Pertemuan Tingkat Menteri OECD

Selasa, 30 April 2024 - 15:58 WIB

Mencapai Sebesar Rp43,2 Triliun, Realisasi Investasi Hilirisasi di Sektor Mineral pada Kuartal I 2024

Sabtu, 27 April 2024 - 13:17 WIB

Rp 2 Triliun untuk Non Infrastuktur Termasuk Promosi dan Sosialisasi, Realisasi Anggaran APBN IKN Rp4,3 triliun

Berita Terbaru