Pengadilan Swedia akan Segera Keluarkan Putusan Soal Tersangka Agen Rusia

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 26 Oktober 2023 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Pengadilan Stockholm, Kamis (26/10) akan menjatuhkan putusannya terhadap seorang pria berkewarganegaraan ganda Rusia-Swedia yang dituduh secara ilegal memberikan teknologi Barat kepada militer Rusia. Jaksa penuntut meminta hukuman lima tahun penjara bagi pria yang dituduh menjadi agen Rusia tersebut.

Sergei Skvortsov (60), telah tinggal di Swedia sejak tahun 1990-an dan menjalankan perusahaan ekspor-impor. Pada November 2022, ia ditangkap dalam penggerebekan dini hari yang spektakuler di rumahnya di Stockholm. Ia dituduh melakukan “kegiatan intelijen yang melanggar hukum” selama satu dekade terhadap Swedia dan Amerika Serikat hingga penangkapannya. Ia ditahan selama hampir satu tahun sampai pengadilan distrik Stockholm memerintahkan ia dibebaskan pada tanggal 9 Oktober, setelah persidangannya berakhir. Pengadilan itu mengatakan bahwa “tidak ada lagi alasan untuk menahan terdakwa.”

Pengacara Skvortsov, Ulrika Borg, mengatakan kepada AFP pada saat itu bahwa tindakan tersebut tidak boleh ditafsirkan sebagai tanda bahwa pengadilan akan memutuskan ia tidak bersalah. “Tidak mungkin memprediksi apakah pengadilan akan membebaskannya,” katanya.

Jaksa mengklaim Skvortsov adalah “agen pengadaan” untuk sebuah organisasi besar Rusia yang memperoleh teknologi terlarang ke Moskow karena sanksi.
Menurut para ahli yang dikutip di media Swedia, peralatan tersebut sebagian besar merupakan perangkat elektronik yang dapat digunakan dalam penelitian senjata nuklir.

“Ia adalah agen pengadaan untuk kompleks militer Rusia dan unit intelijennya GRU,” kata jaksa Henrik Olin kepada pengadilan distrik Stockholm dalam argumen terakhirnya pada akhir September.

“Rusia membutuhkan teknologi elektronik. Ada sistem pengadaan Rusia, dan sistem ini dijalankan oleh badan intelijen… Skvortsov dan dua perusahaannya adalah bagian dari sistem ini,” kata Olin.

Ia mengatakan tindakan Skvortsov merupakan “ancaman serius” terhadap keamanan nasional AS dan Swedia. Sebagian besar persidangan diadakan secara tertutup dengan alasan keamanan nasional.

FILE – Sergei Skvortsov, ditangkap dalam penggerebekan dramatis di rumahnya di pinggiran kota Stockholm pada November 2022.(Fredrik SANDBERG / TT NEWS AGENCY / AFP)

Skvortsov menyatakan bahwa ia adalah pengusaha sah yang meminta izin Swedia untuk ekspornya. Namun Olin mengatakan izin tersebut dirancang untuk “memberikan tabir legitimasi” dan bahwa Skvortsov menutupi nama asli mitra bisnisnya, menghilangkan informasi tentang produk yang ia ekspor, dan memberikan informasi palsu tentang pengguna akhir produk tersebut.

Sementara itu, pengacara Skvortsov mendesak pengadilan untuk membebaskan kliennya, dengan alasan bahwa jaksa penuntut gagal memberikan bukti bahwa kliennya adalah bagian dari sistem pengadaan Rusia.

“Ia telah bersaksi bahwa dia adalah seorang pengusaha yang memiliki banyak kontak di banyak bidang, mulai dari sayuran hingga Roscosmos,” katanya, merujuk pada badan antariksa Rusia. “Di antara semua ini, jaksa memilih untuk memilih orang-orang yang diklaimnya sebagai bagian atau terkait dengan intelijen Rusia, hanya karena mereka mungkin tinggal di jalan yang sama,” kata Borg. [ab/uh]

[ad_2]

Berita Terkait

Kasus Siskaeee Dkk, Polda Metro Limpahkan Berkas 12 Orang Tersangka Produksi Film Porno ke Kejati DKI
Paus akan ke Indonesia, Singapura, Timor-Leste, Papua Nugini pada 2-13 September
Lindungi Remaja dan Lawan “Sextortion,” Instagram Buat Fitur Baru yang Kaburkan Konten “Telanjang”
Wadah Makanan Ramah Lingkungan Bantu Tekan Polusi Plastik
Gereja Katolik Portugal Setujui Kompensasi Korban Pelecehan Seksual
Protes di Swedia pasca Penembakan oleh Geng Remaja
Hidangan Lebaran di Turki yang Ramah Diabetes
Pelajar Polandia Senang ada Larangan PR Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 11:47 WIB

Jaga Harga Wajar di Tingkat Konsumen, Pemerintah Resmi Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Beras

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:49 WIB

BI Rate Tetap 6,25 Persen untuk Perkuat Stabilitas dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak Global

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:23 WIB

Bapanas Intensifkan Pemantauan dan Intervensi Program untuk Jaga Stabilitas Pangan Jelang Iduladha

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:42 WIB

Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:18 WIB

Soal Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya, Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:17 WIB

Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global di Pertemuan Tingkat Menteri OECD

Selasa, 30 April 2024 - 15:58 WIB

Mencapai Sebesar Rp43,2 Triliun, Realisasi Investasi Hilirisasi di Sektor Mineral pada Kuartal I 2024

Sabtu, 27 April 2024 - 13:17 WIB

Rp 2 Triliun untuk Non Infrastuktur Termasuk Promosi dan Sosialisasi, Realisasi Anggaran APBN IKN Rp4,3 triliun

Berita Terbaru