Paus Bela Pemberkatan Pasangan Sesama Jenis untuk Pertama Kalinya Secara Terbuka

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 15 Januari 2024 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Paus Fransiskus pada Minggu (14/1) membela keputusan penting yang menyetujui pemberkatan bagi pasangan sesama jenis, dengan menyatakan bahwa orang-orang di Gereja Katolik yang menolak keputusan tersebut telah mengambil “kesimpulan yang buruk,” karena mereka tidak memahaminya.

Dalam sebuah wawancara televisi, Paus Fransiskus menyampaikan tanggapan terbuka pertamanya sejak peristiwa 18 Desember yang memicu perdebatan luas di kalangan gereja, di mana para uskup di beberapa negara, khususnya di Afrika, menolak membiarkan para pastor menerapkan kebijakan tersebut.

“Terkadang keputusan yang dibuat tidak diterima, namun biasanya keputusan itu tidak diterima karena tidak dipahami.”

“Bahayanya adalah jika saya tidak menyukai sesuatu dan saya menyimpan perasaan itu di hati saya, saya menjadi penentang dan langsung mengambil kesimpulan buruk,” ungkapnya saat dihubungi dari kediamannya di Vatikan dalam program “Che Tempo Che Fa” di stasiun televisi Italia Channel 9.

“Ini yang terjadi dengan keputusan terbaru mengenai pemberkatan bagi semua kalangan,” ujarnya, merujuk pada deklarasi yang dikenal dengan judul Latin “Fiducia Supplicans” itu. Deklarasi itu diterbitkan oleh departemen doktrin Vatikan dan disetujui olehnya.

Sejak deklarasi awal, Vatikan dengan susah payah menekankan bahwa pemberkatan tersebut bukan berarti persetujuan terhadap hubungan seks

sesama jenis dan tidak sepatutnya dilihat sebagai sesuatu yang setara dengan sakramen pernikahan bagi pasangan heteroseksual.

Gereja mengajarkan bahwa seks sesama jenis adalah dosa dan tidak teratur dan orang-orang yang memiliki ketertarikan terhadap sesama jenis harus berusaha untuk tetap suci.

Sejak terpilih pada tahun 2013, Paus Fransiskus telah berusaha membuat gereja yang beranggotakan 1,35 miliar orang itu lebih ramah terhadap kelompok LGBT, tanpa mengubah doktrin moral.

Dalam wawancaranya, Paus Fransiskus mengatakan bahwa mereka yang tidak menyukai keputusan apa pun, seperti mengenai pemberkatan pasangan sesama jenis, harus mengungkapkan keraguan mereka dan terlibat dalam “diskusi persaudaraan.”

Awal bulan ini kantor Vatikan yang mengeluarkan deklarasi bulan Desember merasa terdorong untuk menerbitkan pembelaan panjang terhadap tuduhan dari kaum konservatif bahwa deklarasi tersebut sesat dan menistakan. [rd/rs]

[ad_2]

Berita Terkait

Kasus Siskaeee Dkk, Polda Metro Limpahkan Berkas 12 Orang Tersangka Produksi Film Porno ke Kejati DKI
Paus akan ke Indonesia, Singapura, Timor-Leste, Papua Nugini pada 2-13 September
Lindungi Remaja dan Lawan “Sextortion,” Instagram Buat Fitur Baru yang Kaburkan Konten “Telanjang”
Wadah Makanan Ramah Lingkungan Bantu Tekan Polusi Plastik
Gereja Katolik Portugal Setujui Kompensasi Korban Pelecehan Seksual
Protes di Swedia pasca Penembakan oleh Geng Remaja
Hidangan Lebaran di Turki yang Ramah Diabetes
Pelajar Polandia Senang ada Larangan PR Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 11:47 WIB

Jaga Harga Wajar di Tingkat Konsumen, Pemerintah Resmi Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Beras

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:49 WIB

BI Rate Tetap 6,25 Persen untuk Perkuat Stabilitas dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak Global

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:23 WIB

Bapanas Intensifkan Pemantauan dan Intervensi Program untuk Jaga Stabilitas Pangan Jelang Iduladha

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:42 WIB

Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:18 WIB

Soal Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya, Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:17 WIB

Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global di Pertemuan Tingkat Menteri OECD

Selasa, 30 April 2024 - 15:58 WIB

Mencapai Sebesar Rp43,2 Triliun, Realisasi Investasi Hilirisasi di Sektor Mineral pada Kuartal I 2024

Sabtu, 27 April 2024 - 13:17 WIB

Rp 2 Triliun untuk Non Infrastuktur Termasuk Promosi dan Sosialisasi, Realisasi Anggaran APBN IKN Rp4,3 triliun

Berita Terbaru