Orang Tua di Finlandia Tuntut Tindakan Keras terhadap Perundungan

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 4 April 2024 - 04:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun menembak dan menewaskan teman di kelas enamnya, dan membuat dua lainnya terluka parah. Tragedi ini terjadi di sebuah sekolah di Vantaa, Finlandia. Anak tersebut menjelaskan bahwa ia telah menjadi sasaran perundungan, dan bahwa itu menjadi motif untuk serangan yang dia lakukan. Polisi mengatakan itu pada Rabu (3/4).

Penyelidikan awal polisi telah mengonfirmasi bahwa anak tersebut sebelumnya telah menjadi sasaran tindak perundungan, kata penyelidik dalam pernyataan terpisah. Penyelidik utama, Inspektur Kepala Detektif Marko Sarkka menolak untuk menjelaskan lebih lanjut.

Polisi tidak mengatakan apakah penyerang itu mencari sasaran individu yang spesifik.

Sejumlah orang tua yang mengunjungi lokasi peringatan di luar sekolah di Vantaa pada Rabu mengatakan, pihak berwenang perlu mengambil tindakan lebih cepat untuk menghapus perundungan. Seorang ibu, Valentina Goncharenko, menuduh pihak berwenang terlalu administratif dalam menangani masalah ini.

“Saya mungkin menginginkan agar para guru dan orang tua bertindak lebih cepat bila ada tanda-tanda perundungan. Sistem mereka, dan saya tidak tahu apakah memang begitu langkah yang diambil semua sekolah atau hanya di (sekolah) sini, mereka membuang waktu terlalu lama untuk mendiskusikan hal-hal ini, mengadakan pertemuan-pertemuan,” kata Goncharenko.

Orang tua siswa yang lain, Anna, mengatakan, “Kita harus lebih banyak mencurahkan waktu bagi anak-anak, seperti saya katakan, sebagai orang tua seharusnya kita berbicara pada anak-anak, guru yang ada di sekolah seharusnya juga melakukan itu, tentu saja. Psikolog harus lebih banyak berinteraksi juga dengan anak-anak. Jika anak menjadi korban perundungan, mereka harus didengar dan tidak disuruh untuk diam.”

Finlandia telah mengalami peningkatan kasus perundungan di sekolah, dengan 8,6% anak yang kini berusia sekitar 12 tahun mengatakan, mereka telah menjadi sasaran setidaknya sekali dalam sepekan, naik dari 7,2% pada 2019, menurut studi pada 2023 yang dilakukan institut kesehatan masyarakat, THL.

Pemerintah meminta masyarakat Finlandia untuk bergabung dalam hari berkabung pada Rabu dan memerintahkan bendera-bendera di gedung-gedung publik dikibarkan setengah tiang, sebagai simbol penghormatan bagi anak yang meninggal. Dua anak lainnya masih dirawat di rumah sakit. [ns/ka]

[ad_2]

Berita Terkait

Kasus Siskaeee Dkk, Polda Metro Limpahkan Berkas 12 Orang Tersangka Produksi Film Porno ke Kejati DKI
Paus akan ke Indonesia, Singapura, Timor-Leste, Papua Nugini pada 2-13 September
Lindungi Remaja dan Lawan “Sextortion,” Instagram Buat Fitur Baru yang Kaburkan Konten “Telanjang”
Wadah Makanan Ramah Lingkungan Bantu Tekan Polusi Plastik
Gereja Katolik Portugal Setujui Kompensasi Korban Pelecehan Seksual
Protes di Swedia pasca Penembakan oleh Geng Remaja
Hidangan Lebaran di Turki yang Ramah Diabetes
Pelajar Polandia Senang ada Larangan PR Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 11:47 WIB

Jaga Harga Wajar di Tingkat Konsumen, Pemerintah Resmi Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Beras

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:49 WIB

BI Rate Tetap 6,25 Persen untuk Perkuat Stabilitas dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak Global

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:23 WIB

Bapanas Intensifkan Pemantauan dan Intervensi Program untuk Jaga Stabilitas Pangan Jelang Iduladha

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:42 WIB

Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:18 WIB

Soal Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya, Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:17 WIB

Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global di Pertemuan Tingkat Menteri OECD

Selasa, 30 April 2024 - 15:58 WIB

Mencapai Sebesar Rp43,2 Triliun, Realisasi Investasi Hilirisasi di Sektor Mineral pada Kuartal I 2024

Sabtu, 27 April 2024 - 13:17 WIB

Rp 2 Triliun untuk Non Infrastuktur Termasuk Promosi dan Sosialisasi, Realisasi Anggaran APBN IKN Rp4,3 triliun

Berita Terbaru