“Lisa Frankenstein” Gagal Masuk Box Office Amerika Utara akibat Super Bowl

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 15 Februari 2024 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

“Lisa Frankenstein” tidak berhasil memenuhi harapan di box office Amerika utara pada akhir pekan pertama penayangannya di bioskop. Film komedi horor yang ditulis oleh Diablo Cody dan dibintangi oleh Kathryn Newton dan Cole Sprouse itu, hanya mengeruk 3,8 juta dolar AS, menurut perkiraan selama pemutarannya pada akhir pekan (Jumat-Minggu) lalu. Dibayangi oleh perhelatan raksasa laga final Super Bowl, film ini memulai debutnya di posisi kedua, di belakang film thriller mata-mata “Argylle.”

“Argylle” karya Matthew Vaugn menempati posisi pertama dengan hasil penjualan tiket hanya 6,5 juta dolar AS, sehingga total penayangan domestiknya menjadi 28,8 juta dolar AS dalam dua akhir pekan. Para pengamat mengatakan bahwa film dengan biaya produksi 200 juta dolar AS ini, merupakan kegagalan teatrikal besar pertama bagi Apple. Universal Pictures mengelola rilis film tersebut di Amerika utara, yang diputar di 3.605 lokasi. Secara global, hingga saat ini pendapatannya hanya mencapai 60,1 juta dolar AS.

Focus Features, sebuah perusahaan produksi dan distribusi film independen, merilis “Lisa Frankenstein” di 3.144 lokasi. Film ini berkisah tentang seorang remaja yang disalahpahami dan mayat Victoria yang bangkit kembali dan memulai petualangan pembunuhan bersama untuk menemukan cinta, kebahagiaan, dan beberapa bagian tubuh yang hilang.

Film berlatar tahun 1980-an ini digarap berdasarkan kisah klasik karya Mary Shelly, “Lisa Frankenstein” oleh sutradara yang baru memulai debutnya, Zelda Williams yang adalah putri Robin Williams.

Ulasan secara keseluruhan terhadap film ini beragam dengan 49 persen negatif menurut Rotten Tomatoes, sebuah situs web yang memuat kumpulan ulasan film dan televisi di Amerika.

“The Beekeeper” menempati posisi ketiga pada akhir pekan kelimanya dengan tambahan 3,5 juta dolar AS. Serial berbasis agama “The Chosen”, menempati posisi keempat dengan 3,2 juta dolar AS untuk film seri keempatnya, sementara “Wonka” melengkapi lima besar dengan 3,1 juta dolar AS.

Secara keseluruhan, hasil penjualan tiket akhir pekan lalu itu kemungkinan yang paling rendah sepanjang tahun ini dengan sekitar 40 juta dolar AS di seluruh industri, turun hampir 25 persen dari tahun lalu.

Perhelatan raksasa pertandingan final sepak bola ala Amerika juga tidak bisa serta-merta disalahkan karena pada tahun-tahun sebelum pandemi, akhir pekan yang juga bertepatan dengan Super Bowl mampu meraup lebih dari 75 juta dolar AS.

Pada pekan kedua Februari, dua film besar tayang di bioskop-bioskop Amerika. Keduanya adalah “Bob Marley: One Love” dan “Madame Web.” Namun keduanya diperkirakan tidak akan mendongkrak penjualan tiket secara signifikan sampai pada pemutaran “Dune: Part Two” yang dimulai pada 1 Maret. [lt/ns]

[ad_2]

Berita Terkait

Kasus Siskaeee Dkk, Polda Metro Limpahkan Berkas 12 Orang Tersangka Produksi Film Porno ke Kejati DKI
Paus akan ke Indonesia, Singapura, Timor-Leste, Papua Nugini pada 2-13 September
Lindungi Remaja dan Lawan “Sextortion,” Instagram Buat Fitur Baru yang Kaburkan Konten “Telanjang”
Wadah Makanan Ramah Lingkungan Bantu Tekan Polusi Plastik
Gereja Katolik Portugal Setujui Kompensasi Korban Pelecehan Seksual
Protes di Swedia pasca Penembakan oleh Geng Remaja
Hidangan Lebaran di Turki yang Ramah Diabetes
Pelajar Polandia Senang ada Larangan PR Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 11:47 WIB

Jaga Harga Wajar di Tingkat Konsumen, Pemerintah Resmi Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Beras

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:49 WIB

BI Rate Tetap 6,25 Persen untuk Perkuat Stabilitas dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak Global

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:23 WIB

Bapanas Intensifkan Pemantauan dan Intervensi Program untuk Jaga Stabilitas Pangan Jelang Iduladha

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:42 WIB

Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:18 WIB

Soal Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya, Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:17 WIB

Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global di Pertemuan Tingkat Menteri OECD

Selasa, 30 April 2024 - 15:58 WIB

Mencapai Sebesar Rp43,2 Triliun, Realisasi Investasi Hilirisasi di Sektor Mineral pada Kuartal I 2024

Sabtu, 27 April 2024 - 13:17 WIB

Rp 2 Triliun untuk Non Infrastuktur Termasuk Promosi dan Sosialisasi, Realisasi Anggaran APBN IKN Rp4,3 triliun

Berita Terbaru