Kuliah Daring Gratis University of the People, Jangkau Sekitar 140 ribu Mahasiswa dari 200 Negara

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 29 Februari 2024 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

University of the People, sebuah universitas daring tanpa biaya, didirikan pada 2009 dan terakreditasi pada 2014. Tujuan utama dari lembaga nirlaba AS yang mendirikannya, adalah menjadikan pendidikan mudah dijangkau bagi sekitar 140 ribu mahasiswa dari 200 negara.

Kateryna Glubochenko, mahasiswa dari Mykolaiv, Ukraina. (Seleb.News video/Maxim Adams)

Kateryna Glubochenko berasal dari Mykolaiv, Ukraina. Ketika Rusia menginvasi negaranya, dia hanya tiga bulan dari waktu kelulusan sebagai sarjana.
“Semua orang mulai meninggalkan kota dalam kepanikan. Bisnis tutup dan semua hal pada prinsipnya, berhenti,” kata dia.

Namun Glubochenko tidak menyerah untuk pendidikannya. Dia bekerja keras demi gelar dan akhirnya bisa lulus, kadang-kadang harus belajar di tempat perlindungan dari bom. “Ini benar-benar bencana total, kecuali bagi UoPeople. Saya masih menjalaninya,” tambah dia.

University of the People, atau UoPeople, menyebut diri sebagai universitas daring nirlaba pertama yang terakreditasi di Amerika Serikat dan tanpa memungut biaya. Meski begitu, universitas ini sebenarnya tidak benar-benar gratis. Mahasiswa masih harus membayar antara 140-400 dolar AS untuk setiap kelas yang mereka ambil. Mahasiswa secara penuh akan membayar sekitar 5 ribu dolar AS untuk meraih gelar sarjana, dan kurang dari jumlah itu untuk beberapa program master di universitas tersebut.

University of The People. (Seleb.News video/Maxim Adams)

University of The People. (Seleb.News video/Maxim Adams)

Sebagai tambahan, universitas menawarkan sistem beasiswa bagi mereka yang tidak dapat membayar sepeserpun. Jika seorang mahasiswa masuk kualifikasi, dan sekitar 50 persennya sebenarnya ada di kelompok ini, gelar bisa mereka raih tanpa biaya.

Menurut bestColleges.com, pada 2022, rata-rata biaya kuliah kuliah yang harus dibayarkan untuk program empat tahun di universitas negeri di AS, adalah sekitar 9.600 dolar AS per tahun.

UoPeople didirikan di San Francisco pada 2009 oleh pebisnis dan pengusaha Amerika-Israel, Shai Reshef, yang mengatakan bahwa universitas tersebut menerima mahasiswa dari seluruh dunia.

“Di Amerika Serikat, kami memiliki mahasiswa yang juga tunawisma, mahasiswa yang tidak punya dokumen resmi, dan juga mahasiswa yang merupakan ibu rumah tangga. Tetapi kami juga memiliki mahasiswa yang datang dari latar belakang kehidupan yang keras,” kata Reshef.

Pengungsi dari Afghanistan, Khadija Amini adalah mahasiswa UoPeople yang tinggal di Albania, sambil menunggu visa AS. Orang tuanya bekerja di pemerintahan Afghanistan, tetapi setelah Taliban mengambil alih kekuasaan, mereka melarikan diri. UoPeople memberi Amini tidak hanya kesempatan untuk pendidikan yang tidak akan mungkin diberikan Taliban, tetapi juga lebih banyak dari itu.

Dia mengatakan kepada para teman dan anak didiknya tentang UoPeople.
“Banyak gadis Afghanistan lain yang ingin belajar. Saya mulai mengajar mereka secara daring dari rumah sebagai relawan, dan juga saya mulai mengajari mereka bagaimaan cara menemukan bahan-bahan belajar yang layak,” kata Amini.

Sekitar 140 ribu mahasiswa dari 200 negara berkuliah di UoPeople. (Seleb.News video/Maxim Adams)

Sekitar 140 ribu mahasiswa dari 200 negara berkuliah di UoPeople. (Seleb.News video/Maxim Adams)

Saat ini, sekitar 140 ribu mahasiswa dari 200 negara berkuliah di UoPeople. Stafnya, yang berjumlah sekitar 26 ribu, semuanya adalah relawan, dan universitas menyediakan gelar sarjana dalam ilmu administrasi bisnis, teknologi informasi, ilmu kesehatan dan banyak yang lain.

“Saya percaya bahwa pendidikan adalah hak dasar, dan setiap orang di dunia ini seharusnya layak menerima kesempatan itu. Dan itulah yang sebenarnya kami lakukan. Kami mengembangkan model pendidikan tinggi untuk menunjukkan bahwa pendidikan tinggi itu dapat diakses dan terjangkau bagi semua,” ujar Shai Reshef.

UoPeople bekerja sama dengan sejumlah lembaga ternama di dunia dalam bidang pendidikan tinggi, termasuk Universitas Edinburgh dan McGill. Lembaga ini juga menerima dukungan dari bantuan dana dari lembaga nirlaba, seperti Bill and Melinda Gates Foundation dan perusahaan raksasa teknologi seperti Google dan Intel. [ns/lj]

[ad_2]

Berita Terkait

Kasus Siskaeee Dkk, Polda Metro Limpahkan Berkas 12 Orang Tersangka Produksi Film Porno ke Kejati DKI
Paus akan ke Indonesia, Singapura, Timor-Leste, Papua Nugini pada 2-13 September
Lindungi Remaja dan Lawan “Sextortion,” Instagram Buat Fitur Baru yang Kaburkan Konten “Telanjang”
Wadah Makanan Ramah Lingkungan Bantu Tekan Polusi Plastik
Gereja Katolik Portugal Setujui Kompensasi Korban Pelecehan Seksual
Protes di Swedia pasca Penembakan oleh Geng Remaja
Hidangan Lebaran di Turki yang Ramah Diabetes
Pelajar Polandia Senang ada Larangan PR Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 11:47 WIB

Jaga Harga Wajar di Tingkat Konsumen, Pemerintah Resmi Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Beras

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:49 WIB

BI Rate Tetap 6,25 Persen untuk Perkuat Stabilitas dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak Global

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:23 WIB

Bapanas Intensifkan Pemantauan dan Intervensi Program untuk Jaga Stabilitas Pangan Jelang Iduladha

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:42 WIB

Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:18 WIB

Soal Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya, Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:17 WIB

Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global di Pertemuan Tingkat Menteri OECD

Selasa, 30 April 2024 - 15:58 WIB

Mencapai Sebesar Rp43,2 Triliun, Realisasi Investasi Hilirisasi di Sektor Mineral pada Kuartal I 2024

Sabtu, 27 April 2024 - 13:17 WIB

Rp 2 Triliun untuk Non Infrastuktur Termasuk Promosi dan Sosialisasi, Realisasi Anggaran APBN IKN Rp4,3 triliun

Berita Terbaru