Komunitas Muslim Illinois Berduka Atas Kematian Anak AS Keturunan Palestina

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 19 Oktober 2023 - 23:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Komunitas Plainfield di pinggiran kota Chicago, Amerika Serikat, masih berkabung atas tewasnya seorang anak laki-laki Amerika keturunan Palestina berusia enam tahun yang menurut pihak berwenang ditikam hingga tewas oleh induk semangnya. Ibunya, yang juga menjadi korban penyerangan, masih dirawat di rumah sakit.

Kane Farabaugh dari Seleb.News menghadiri upacara peringatan komunitas itu sehari setelah pemakaman anak laki-laki tersebut dan menghadiri lebih banyak acara serupa di negara bagian Illinois.

Ekspresi simpati dan kesedihan dari komunitas yang masih terguncang terus berlanjut di depan rumah Wadea Al-Fayoume yang berusia enam tahun,. Menurut pihak berwenang, Wadea ditikam secara fatal oleh induk semangnya dalam apa yang oleh Departemen Kehakiman AS sekarang disebut sebagai kejahatan rasial yang dipicu oleh perang Israel-Hamas.

Juhie Faheem adalah anggota dewan kelompok American Muslim Assisting Neighbours atau Muslim Amerika Bantu Tetangga di wilayah Chicago. Ia merasa terpukul.

“Keponakan saya berusia lima tahun, dan ia sebenarnya satu sekolah dengan Wadea. Itu menghancurkan hati saya, karena…. Saya sulit membayangkan keponakan saya terisak karena sedih. Jika kamu melihatnya, Wadea terlihat seperti anak laki-laki Amerika biasa… dan memang begitu,” jelasnya.

Para pelayat mengelilingi peti mati Wadea Al-Fayoume yang dibawa oleh keluarganya keluar dari Yayasan Masjid di Bridgeview, Illinois, AS 16 Oktober 2023. (REUTERS/Jim Vondruska)

Faheem mengubah kesedihan dan kemarahannya menjadi tindakan dengan membantu menyelenggarakan upacara peringatan komunitas untuk Wadea di Pusat Aktivitas dan Rekreasi Plainfield Prairie.

Acara tersebut mempertemukan lebih dari 1.000 orang dalam aksi unjuk dukungan dan solidaritas publik yang multietnis dan multiagama bagi keluarga Wadea dan komunitas Muslim.

“Sangat disayangkan bahwa tragedi ini harus terjadi. Tapi saya melihat adanya curahan dukungan, cinta, dan empati atas kehilangan yang kita rasakan dukanya sebagai komunitas dan bukan hanya secara individu,” imbuhnya.

Michael Childress, anggota dewan DuPage County, termasuk di antara kerumunan besar komunitas sekitar yang hadir untuk menunjukkan dukungan bagi tetangga mereka yang berduka.

“Anda tidak punya perasaan jika tidak memiliki rasa simpati terhadap keluarga ini. Ini lebih besar daripada pandangan politik siapa pun. Ini tentang seorang anak kecil. Siapa yang tahu, kalau ia hidup, ia mungkin menemukan obat kanker, kita tidak tahu apakah anak itu suatu hari nanti mengembangkan diplomasi untuk menghentikan perang dunia,” komentarnya.

Dilawar Syed adalah seorang pejabat Muslim berpangkat tertinggi di pemerintahan Biden. Ia menghadiri acara tersebut atas nama presiden. Pidatonya banyak disela oleh teriakan, dan beberapa orang terpaksa digiring keluar selama pidatonya.

Peringatan tersebut ditutup dengan ayah Wadea, Oday Al-Fayoume, berbicara kepada orang banyak.

Ibu Wadea, Hanaan Shahin, masih dalam masa pemulihan dari luka-luka yang dideritanya dalam serangan itu, sementara tersangka pembunuh, Joseph Czuba, 71 tahun, menghadapi tuduhan pembunuhan tingkat pertama, percobaan pembunuhan, dan kejahatan rasial. [ab/uh]

[ad_2]

Berita Terkait

Kasus Siskaeee Dkk, Polda Metro Limpahkan Berkas 12 Orang Tersangka Produksi Film Porno ke Kejati DKI
Paus akan ke Indonesia, Singapura, Timor-Leste, Papua Nugini pada 2-13 September
Lindungi Remaja dan Lawan “Sextortion,” Instagram Buat Fitur Baru yang Kaburkan Konten “Telanjang”
Wadah Makanan Ramah Lingkungan Bantu Tekan Polusi Plastik
Gereja Katolik Portugal Setujui Kompensasi Korban Pelecehan Seksual
Protes di Swedia pasca Penembakan oleh Geng Remaja
Hidangan Lebaran di Turki yang Ramah Diabetes
Pelajar Polandia Senang ada Larangan PR Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 11:47 WIB

Jaga Harga Wajar di Tingkat Konsumen, Pemerintah Resmi Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Beras

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:49 WIB

BI Rate Tetap 6,25 Persen untuk Perkuat Stabilitas dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak Global

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:23 WIB

Bapanas Intensifkan Pemantauan dan Intervensi Program untuk Jaga Stabilitas Pangan Jelang Iduladha

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:42 WIB

Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:18 WIB

Soal Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya, Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:17 WIB

Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global di Pertemuan Tingkat Menteri OECD

Selasa, 30 April 2024 - 15:58 WIB

Mencapai Sebesar Rp43,2 Triliun, Realisasi Investasi Hilirisasi di Sektor Mineral pada Kuartal I 2024

Sabtu, 27 April 2024 - 13:17 WIB

Rp 2 Triliun untuk Non Infrastuktur Termasuk Promosi dan Sosialisasi, Realisasi Anggaran APBN IKN Rp4,3 triliun

Berita Terbaru