Kecelakaan 2 Pesawat TNI AU di Pasuruan, 4 Meninggal Dunia

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 16 November 2023 - 23:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Dua pesawat EMB 314 Super Tucano dari Skadron Udara 21 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, jatuh di kawasan gunung Kundi, di Desa Wonorejo, Kecamatan Lumbang, serta di Desa Kesuwung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (16/11). Pesawat dengan tail number TT-3103 dan TT-3111 mengalami hilang kontak saat melaksanakan misi Profisiensi Formation Flight, dengan rute penerbangan Lanud Abdulrachman Saleh – Area Latihan – Abdulrachman Saleh.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Marsekal Pertama TNI Agung Sasongkojati, kepada Seleb.News mengatakan, terdapat empat korban meninggal dunia akibat kecelakaan ini.

“Untuk saat ini sudah empat jenazah ditemukan, dan dua pesawat juga sudah kembali, (jenazah) sudah dibawa ke pangkalan udara. Dua jenazah menuju perjalanan ke sini (Malang). Dua jenazah yang terdahulu sudah disemayamkan hangar Skuadron-21, Lanud Abdurrahman Saleh,” jelasnya.

Agung menjelaskan, dua pesawat yang jatuh awalnya melakukan terbang bersama dengan formasi empat pesawat, sebelum terpisah karena memasuki awan.

“Kejadiannya pesawat itu pada masuk awan. Jadi, tadi terbang formasi empat pesawat. Kemudian pesawat masuk awan, ya mereka berpisah, maksudanya jaraknya menjauh gitu, biar kalau enggak kan tabrakan ya, menjauh. Sudah menjauh, pada saat itulah dua pesawat tidak terkena apa-apa, dua pesawat jatuh karena kita tahu dari emergency locator transmitter-nya, ELT-nya menyala, tapi menyalanya tidak bersamaan, jadi mungkin tidak membuktikan bahwa itu tabrakan, tapi pesawatnya, kayaknya mungkin satu-satu, sendiri-sendiri kecelakaannya.”

Pesawat EMB 314 Super Tucano: Pesawat Tempur Taktis Andalan TNI AU. (IG/militer.udara) Pesawat EMB 314 Super Tucano yang mengalami lost contact di daerah Pasuruan merupakan kekuatan dari Skadron Udara 21 Lanud Abdulrachman Saleh Malang. Kamis (16/11/23).

TNI Angkatan Udara, kata Agung, telah mengirimkan tim yang akan menuju lokasi jatuhnya pesawat, guna mendapatkan data-data serta rekaman yang dapat menunjukkan penyebab kecelakaan pesawat.

“Besok pagi tim penyelidik investigasi, dari Puslaiklambangjaau (Pusat Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja) akan terbang, akan menuju ke tempat lokasi untuk merekam dan mencatat, serta menginventarisasi bukti-bukti daripada, ataupun bahan-bahan yang diinvestigasi untuk kecelakaan ini kenapa, bagaimana. Tapi yang paling penting adalah mendapatkan flight data recorder pesawat, sehingga kita bisa mendapatkan rekaman suara, rekaman video, rekaman dan data-data penerbangan, dan juga data-data mesin pesawat dan sebagainya,” imbuhnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur telah menerjunkan tim berjumlah enam orang, untuk membantu melakukan pencarian dan evakuasi. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Timur, Gatot Soebroto, memastikan evakuasi telah dilakukan, dan lokasi kejadian jauh dari permukiman warga terdekat di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. [pr/lt]

[ad_2]

Berita Terkait

Kasus Siskaeee Dkk, Polda Metro Limpahkan Berkas 12 Orang Tersangka Produksi Film Porno ke Kejati DKI
Paus akan ke Indonesia, Singapura, Timor-Leste, Papua Nugini pada 2-13 September
Lindungi Remaja dan Lawan “Sextortion,” Instagram Buat Fitur Baru yang Kaburkan Konten “Telanjang”
Wadah Makanan Ramah Lingkungan Bantu Tekan Polusi Plastik
Gereja Katolik Portugal Setujui Kompensasi Korban Pelecehan Seksual
Protes di Swedia pasca Penembakan oleh Geng Remaja
Hidangan Lebaran di Turki yang Ramah Diabetes
Pelajar Polandia Senang ada Larangan PR Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 11:47 WIB

Jaga Harga Wajar di Tingkat Konsumen, Pemerintah Resmi Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Beras

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:49 WIB

BI Rate Tetap 6,25 Persen untuk Perkuat Stabilitas dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak Global

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:23 WIB

Bapanas Intensifkan Pemantauan dan Intervensi Program untuk Jaga Stabilitas Pangan Jelang Iduladha

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:42 WIB

Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:18 WIB

Soal Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya, Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:17 WIB

Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global di Pertemuan Tingkat Menteri OECD

Selasa, 30 April 2024 - 15:58 WIB

Mencapai Sebesar Rp43,2 Triliun, Realisasi Investasi Hilirisasi di Sektor Mineral pada Kuartal I 2024

Sabtu, 27 April 2024 - 13:17 WIB

Rp 2 Triliun untuk Non Infrastuktur Termasuk Promosi dan Sosialisasi, Realisasi Anggaran APBN IKN Rp4,3 triliun

Berita Terbaru