Kasus Demam Berdarah Melonjak, Puerto Rico Umumkan Keadaan Darurat

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 28 Maret 2024 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Puerto Rico telah mengumumkan keadaan darurat kesehatan masyarakat pada Rabu (26/3), setelah jumlah kasus demam berdarah di pulau tersebut mengalami peningkatan yang signifikan.

Dr Iris Cardona, kepala petugas medis di Departemen Kesehatan Puerto Rico, mengatakan bahwa jika jumlah kasus yang terjadi terus meningkat, sistem kesehatan di pulau tersebut dapat kewalahan menangani situasi yang terjadi.

“Kemarin, sebuah deklarasi situasi darurat kesehatan masyarakat sudah dikeluarkan, pada dasarnya itu karena peningkatan kasus demam berdarah pada delapan pekan terakhir. Angka tersebut, jika Anda lihat secara detil, kelihatannya tidak terlalu signifikan, sekitar empat puluh atau enam puluh kasus per pekan. Kenyataannya adalah, angka itu berada di atas tingkat kewaspadaan, atau ambang batas epidemi, selama delapan pekan terakhir,” kata Cardona.

Infeksi demam adalah sesuatu yang umum di Puerto Rico, tetapi diperkirakan tidak akan datang hingga hujan yang dimulai pada musim panas. Dalam sejarahnya, kebanyakan kasus demam berdarah terjadi antara Agustus hingga Desember. Namun tahun ini, jumlah kasus telah meningkat di musim ketika seharusnya tidak ada kasus.

“Begitu masuk Januari, biasanya kasus-kasus mulai sedikit turun. Itu adalah catatan sejarah yang kami miliki. Namun, tahun ini begitu kita masuk ke pekan ketiga 2024, kita mulai melihat peningkatan kasus yang menyita perhatian,” tambah Cardona.

Sejak awal tahun, 549 kasus telah tercatat di pulau ini, dan sekitar 62 persen dari mereka yang terinfeksi harus dirawat di rumah sakit.

“Sebelum epidemi ini, sekitar 70-90 persen rakyat Puerto Rico sudah mengalami demam berdarah sekali. Tetapi saat ini, kami memiliki dua serotipe yang berbeda yang belum pernah menjangkiti orang-orang sebelumnya. Jadi, kebanyakan kasus saat ini adalah infeksi kedua, dan segera yang ketiga. Karena itu, gejalanya tahun ini lebih parah dibanding dua tahun yang lalu,” kata Grayson Brown, direktur eksekutif Unit Pengendalian Vektor, Puerto Rico.

Pihak berwenang di pulau itu telah melakukan sejumlah tindakan penyemprotan untuk memitigasi jumlah nyamuk. [ns/rs]

[ad_2]

Berita Terkait

Kasus Siskaeee Dkk, Polda Metro Limpahkan Berkas 12 Orang Tersangka Produksi Film Porno ke Kejati DKI
Paus akan ke Indonesia, Singapura, Timor-Leste, Papua Nugini pada 2-13 September
Lindungi Remaja dan Lawan “Sextortion,” Instagram Buat Fitur Baru yang Kaburkan Konten “Telanjang”
Wadah Makanan Ramah Lingkungan Bantu Tekan Polusi Plastik
Gereja Katolik Portugal Setujui Kompensasi Korban Pelecehan Seksual
Protes di Swedia pasca Penembakan oleh Geng Remaja
Hidangan Lebaran di Turki yang Ramah Diabetes
Pelajar Polandia Senang ada Larangan PR Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 11:47 WIB

Jaga Harga Wajar di Tingkat Konsumen, Pemerintah Resmi Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Beras

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:49 WIB

BI Rate Tetap 6,25 Persen untuk Perkuat Stabilitas dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak Global

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:23 WIB

Bapanas Intensifkan Pemantauan dan Intervensi Program untuk Jaga Stabilitas Pangan Jelang Iduladha

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:42 WIB

Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:18 WIB

Soal Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya, Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:17 WIB

Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global di Pertemuan Tingkat Menteri OECD

Selasa, 30 April 2024 - 15:58 WIB

Mencapai Sebesar Rp43,2 Triliun, Realisasi Investasi Hilirisasi di Sektor Mineral pada Kuartal I 2024

Sabtu, 27 April 2024 - 13:17 WIB

Rp 2 Triliun untuk Non Infrastuktur Termasuk Promosi dan Sosialisasi, Realisasi Anggaran APBN IKN Rp4,3 triliun

Berita Terbaru