Ekuador Tetapkan Keadaan Darurat Setelah Pemimpin Geng Terkenal Kabur dari Penjara

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 9 Januari 2024 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Presiden Ekuador Daniel Noboa, Senin (8/1) mengumumkan keadaan darurat untuk menetapkan kontrol di seluruh penjara di negara itu, sehari setelah seorang pemimpin geng terkenal melarikan diri. Adolfo Macías, dikenal sebagai Fito, kabur dari penjara di Guayaquil pada hari Minggu.

Noboa mengatakan ia yakin pelarian itu merupakan tanggapan dari keputusan pemerintah untuk “menghadapi” geng-geng terorganisir. Ia mengatakan, “Rakyat Ekuador, masa ketika orang-orang yang dihukum karena memperdagangkan narkoba, pembunuhan dan kejahatan terorganisir mendikte pemerintah telah berakhir. Apa yang kita lihat di berbagai penjara di negara ini adalah buah keputusan kita untuk menghadapi mereka.”

“Ini sebabnya mengapa, dari pemerintah kami telah mulai bertindak untuk memulihkan kontrol atas penjara, yang telah hilang dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai tanggapannya, kelompok-kelompok teroris narkoba ini berniat untuk mengancam kita dan yakin bahwa kita akan mengabulkan tuntutan mereka,” imbuhnya.

FILE – Anggota Angkatan Bersenjata Ekuador berjaga di luar penjara Zonal nomor 8 setelah pemindahan pemimpin kriminal Jose Adolfo Macias Villamar, yang dikenal sebagai “Fito”, dari penjara di Guayaquil, Ekuador 14 Agustus 2023. (REUTERS/Vicente Gaibor del Pino)

Keadaan darurat itu memberi kekuasaan sementara kepada tentara dan polisi selama 60 hari dan ini merupakan keputusan pertama yang dibuat
Noboa sejak ia menjabat pada November lalu.

Warga Ekuador akan menghadapi pembatasan perjalanan dan pertemuan, dan polisi dapat meminta akses ke rumah-rumah dan korespondensi tanpa surat perintah penggeledahan. Jam larangan keluar rumah akan berlaku antara pukul 11 malam dan pukul 5 pagi.

Pada hari Senin, otoritas penjara melaporkan “insiden kecil” di penjara-penjara El Oro, Loja, Chimborazo, Cotopaxi dan Azuay y Pichincha. [uh/ab]

[ad_2]

Berita Terkait

Kasus Siskaeee Dkk, Polda Metro Limpahkan Berkas 12 Orang Tersangka Produksi Film Porno ke Kejati DKI
Paus akan ke Indonesia, Singapura, Timor-Leste, Papua Nugini pada 2-13 September
Lindungi Remaja dan Lawan “Sextortion,” Instagram Buat Fitur Baru yang Kaburkan Konten “Telanjang”
Wadah Makanan Ramah Lingkungan Bantu Tekan Polusi Plastik
Gereja Katolik Portugal Setujui Kompensasi Korban Pelecehan Seksual
Protes di Swedia pasca Penembakan oleh Geng Remaja
Hidangan Lebaran di Turki yang Ramah Diabetes
Pelajar Polandia Senang ada Larangan PR Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 11:47 WIB

Jaga Harga Wajar di Tingkat Konsumen, Pemerintah Resmi Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Beras

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:49 WIB

BI Rate Tetap 6,25 Persen untuk Perkuat Stabilitas dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak Global

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:23 WIB

Bapanas Intensifkan Pemantauan dan Intervensi Program untuk Jaga Stabilitas Pangan Jelang Iduladha

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:42 WIB

Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:18 WIB

Soal Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya, Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:17 WIB

Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global di Pertemuan Tingkat Menteri OECD

Selasa, 30 April 2024 - 15:58 WIB

Mencapai Sebesar Rp43,2 Triliun, Realisasi Investasi Hilirisasi di Sektor Mineral pada Kuartal I 2024

Sabtu, 27 April 2024 - 13:17 WIB

Rp 2 Triliun untuk Non Infrastuktur Termasuk Promosi dan Sosialisasi, Realisasi Anggaran APBN IKN Rp4,3 triliun

Berita Terbaru