Dituduh Lecehkan Anak-anak, Zimbabwe Tahan Pemimpin Sekte

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 20 Maret 2024 - 06:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Permintaan jaminan pemimpin sekte agama di Zimbabwe ditolak pada Selasa, setelah ia ditangkap pekan lalu atas dugaan pelecehan anak. Polisi menemukan 251 anak di bawah umur yang bekerja di pertaniannya dan 16 kuburan.

Ishmael Chokurongerwa, 56, yang digambarkan polisi sebagai “nabi gadungan” muncul di pengadilan di kota Norton, dekat ibu kota Harare, pada Selasa bersama tujuh anggota gerejanya yang juga menghadapi dakwaan.

Hakim Norton, Christine Nyandoro, menolak jaminan orang-orang itu karena khawatir Chokurongerwa bisa menggunakan pengaruhnya untuk mengganggu para saksi dan akan ada kemarahan publik jika dia dibebaskan.

Para tersangka didakwa melanggar Undang-Undang Penguburan dan Kremasi dan Undang-Undang (Perlindungan) Anak, setelah polisi menemukan 251 anak usia sekolah melakukan pekerjaan kasar di pertanian mereka, serta 16 kuburan yang tidak terdaftar. Kedelapan orang itu akan tetap ditahan hingga 4 April, ketika sidang berikutnya dijadwalkan, kata hakim. [ka/lt]

[ad_2]

Berita Terkait

Kasus Siskaeee Dkk, Polda Metro Limpahkan Berkas 12 Orang Tersangka Produksi Film Porno ke Kejati DKI
Paus akan ke Indonesia, Singapura, Timor-Leste, Papua Nugini pada 2-13 September
Lindungi Remaja dan Lawan “Sextortion,” Instagram Buat Fitur Baru yang Kaburkan Konten “Telanjang”
Wadah Makanan Ramah Lingkungan Bantu Tekan Polusi Plastik
Gereja Katolik Portugal Setujui Kompensasi Korban Pelecehan Seksual
Protes di Swedia pasca Penembakan oleh Geng Remaja
Hidangan Lebaran di Turki yang Ramah Diabetes
Pelajar Polandia Senang ada Larangan PR Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 11:47 WIB

Jaga Harga Wajar di Tingkat Konsumen, Pemerintah Resmi Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Beras

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:49 WIB

BI Rate Tetap 6,25 Persen untuk Perkuat Stabilitas dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak Global

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:23 WIB

Bapanas Intensifkan Pemantauan dan Intervensi Program untuk Jaga Stabilitas Pangan Jelang Iduladha

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:42 WIB

Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:18 WIB

Soal Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya, Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:17 WIB

Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global di Pertemuan Tingkat Menteri OECD

Selasa, 30 April 2024 - 15:58 WIB

Mencapai Sebesar Rp43,2 Triliun, Realisasi Investasi Hilirisasi di Sektor Mineral pada Kuartal I 2024

Sabtu, 27 April 2024 - 13:17 WIB

Rp 2 Triliun untuk Non Infrastuktur Termasuk Promosi dan Sosialisasi, Realisasi Anggaran APBN IKN Rp4,3 triliun

Berita Terbaru