Demonstran pada Hari Perempuan Internasional di Indonesia, Tuntut Pemilu Adil dan Kesetaraan Gender

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 8 Maret 2024 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Ratusan perempuan dan laki-laki turun ke jalan di Jakarta, Jumat (8/3) untuk memperingati Hari Perempuan Internasional dengan menyuarakan keprihatinan atas keadaan demokrasi di negara ini.

Hari Perempuan Internasional diperingati kurang dari sebulan setelah Indonesia, negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, mengadakan pemilihan presiden dan legislatif pada 14 Februari.

Lebih dari 100 perempuan dan aktivis berkumpul di depan gedung Badan Pengawas Pemilu di tengah hiruk pikuk Jakarta dalam aksi tahunan yang diselenggarakan oleh kelompok feminis dan buruh di ibu kota.

Aksi unjuk rasa di Hari Perempuan Internasional di Jakarta, Jumat, 8 Maret 2024. (AP/Dita Alangkara)

“Khusus bagi pekerja perempuan, selama sepuluh tahun terakhir dalam pemerintahan Jokowi ada omnibus law. Kita bisa lihat status kerja itu dibuat semakin fleksibel, kita bekerja tanpa jaminan, kontrak kerjanya pendek, upahnya murah, dan bahkan lembur yang tidak dibayar,” ujar aktivis Jihan Fatiha.

Prabowo Subianto, mantan jenderal pasukan khusus yang terkait dengan pelanggaran hak asasi manusia pada masa lalu, mengklaim kemenangan dalam pemilihan presiden bulan lalu berdasarkan penghitungan tidak resmi. Kedua pesaingnya, mantan gubernur Jakarta Anies Baswedan dan mantan gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, belum mengakui kekalahan dan menuduh adanya kecurangan dalam pemilu.

Para pengunjuk rasa berjalan menuju istana presiden, di mana lebih banyak pengunjuk rasa menuntut pemerintah segera mengadopsi Konvensi Organisasi Buruh Internasional mengenai penghapusan kekerasan dan pelecehan di tempat kerja.

Para demonstran juga melakukan unjuk rasa menentang melonjaknya harga pangan, rendahnya upah, dan memburuknya kualitas hidup di Indonesia. [lt/uh]

[ad_2]

Berita Terkait

Kasus Siskaeee Dkk, Polda Metro Limpahkan Berkas 12 Orang Tersangka Produksi Film Porno ke Kejati DKI
Paus akan ke Indonesia, Singapura, Timor-Leste, Papua Nugini pada 2-13 September
Lindungi Remaja dan Lawan “Sextortion,” Instagram Buat Fitur Baru yang Kaburkan Konten “Telanjang”
Wadah Makanan Ramah Lingkungan Bantu Tekan Polusi Plastik
Gereja Katolik Portugal Setujui Kompensasi Korban Pelecehan Seksual
Protes di Swedia pasca Penembakan oleh Geng Remaja
Hidangan Lebaran di Turki yang Ramah Diabetes
Pelajar Polandia Senang ada Larangan PR Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 11:47 WIB

Jaga Harga Wajar di Tingkat Konsumen, Pemerintah Resmi Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Beras

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:49 WIB

BI Rate Tetap 6,25 Persen untuk Perkuat Stabilitas dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak Global

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:23 WIB

Bapanas Intensifkan Pemantauan dan Intervensi Program untuk Jaga Stabilitas Pangan Jelang Iduladha

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:42 WIB

Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:18 WIB

Soal Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya, Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:17 WIB

Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global di Pertemuan Tingkat Menteri OECD

Selasa, 30 April 2024 - 15:58 WIB

Mencapai Sebesar Rp43,2 Triliun, Realisasi Investasi Hilirisasi di Sektor Mineral pada Kuartal I 2024

Sabtu, 27 April 2024 - 13:17 WIB

Rp 2 Triliun untuk Non Infrastuktur Termasuk Promosi dan Sosialisasi, Realisasi Anggaran APBN IKN Rp4,3 triliun

Berita Terbaru