Dana Terbatas, WFP Hentikan Distribusi di Yaman Utara

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Program Pangan Dunia (WFP), Selasa (5/12) mengatakan telah menghentikan distribusi makanan umumnya di Yaman Utara karena terbatasnya dana dan perselisihan pendapat dengan otoritas setempat mengenai cara memusatkan perhatian pada kelompok termiskin di sana.

Sanaa dan kawasan utara Yaman berada di bawah kendali kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran. Kelompok itu telah berperang sejak 2014 dengan pemerintah dukungan Arab Saudi yang berbasis di kota pelabuhan Aden, Yaman Selatan.

Pertempuran mereda selama dua tahun terakhir. Ini meredakan apa yang digambarkan oleh PBB sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia. Namun, jutaan orang masih bergantung pada bantuan kemanusiaan langsung.

WFP mengatakan keputusan itu diambil setelah berkonsultasi dengan para donor. Keputusan itu diambil setelah setahun berunding dan tidak ada kesepakatan yang dicapai untuk mengurangi jumlah orang yang dilayani dari 9,5 juta menjadi 6,5 juta.

Persediaan pangan di daerah-daerah di bawah pemerintahan Houthi hampir habis dan memulai kembali bantuan makanan perlu waktu hingga empat bulan karena terganggunya rantai pasokan, kata badan PBB itu dalam sebuah pernyataan. Belum ada komentar langsung dari para pejabat Houthi.

WFP telah mengurangi ransum di Yaman sejak 2022 karena kesenjangan pendanaan yang genting dan inflasi global setelah Rusia menginvasi Ukraina.

WFP mengatakan bahwa badan itu akan melanjutkan program-program lainnya, di antaranya program nutrisi dan pemberian makanan di sekolah untuk membatasi dampak keputusannya.

Distribusi makanan umum akan berlanjut dengan fokus pada kelompok yang paling membutuhkan di berbagai daerah yang dikendalikan oleh pemerintah dukungan Saudi, lanjut WFP. [uh/ab]

[ad_2]

Berita Terkait

Kasus Siskaeee Dkk, Polda Metro Limpahkan Berkas 12 Orang Tersangka Produksi Film Porno ke Kejati DKI
Paus akan ke Indonesia, Singapura, Timor-Leste, Papua Nugini pada 2-13 September
Lindungi Remaja dan Lawan “Sextortion,” Instagram Buat Fitur Baru yang Kaburkan Konten “Telanjang”
Wadah Makanan Ramah Lingkungan Bantu Tekan Polusi Plastik
Gereja Katolik Portugal Setujui Kompensasi Korban Pelecehan Seksual
Protes di Swedia pasca Penembakan oleh Geng Remaja
Hidangan Lebaran di Turki yang Ramah Diabetes
Pelajar Polandia Senang ada Larangan PR Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 11:47 WIB

Jaga Harga Wajar di Tingkat Konsumen, Pemerintah Resmi Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Beras

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:49 WIB

BI Rate Tetap 6,25 Persen untuk Perkuat Stabilitas dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak Global

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:23 WIB

Bapanas Intensifkan Pemantauan dan Intervensi Program untuk Jaga Stabilitas Pangan Jelang Iduladha

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:42 WIB

Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:18 WIB

Soal Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya, Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:17 WIB

Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global di Pertemuan Tingkat Menteri OECD

Selasa, 30 April 2024 - 15:58 WIB

Mencapai Sebesar Rp43,2 Triliun, Realisasi Investasi Hilirisasi di Sektor Mineral pada Kuartal I 2024

Sabtu, 27 April 2024 - 13:17 WIB

Rp 2 Triliun untuk Non Infrastuktur Termasuk Promosi dan Sosialisasi, Realisasi Anggaran APBN IKN Rp4,3 triliun

Berita Terbaru