Buntut Kesaksian di Kongres, Presiden University of Pennsylvania dan Ketua Dewan Pengawas Ivy League Mundur

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 11 Desember 2023 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Presiden University of Pennsylvania Liz Magill, pada Sabtu (9/10), mengundurkan diri di tengah tekanan dari para donor dan kritik atas kesaksiannya pada sidang di Kongres AS minggu lalu, di mana ia tidak bisa menjawab ketika berulangkali mendapat pertanyaan apakah seruan genosida warga Yahudi di kampus itu melanggar kebijakan perilaku di kampus itu.

Ketua Dewan Pengawas Kampus Ivy League, Scott Bok, juga langsung mengundurkan diri dalam rapat dewan pengawas pada Sabtu malam, hanya beberapa jam setelah Bok mengumumkan pengunduran diri Liz Magill sebagai presiden pada tahun keduanya.

Bok, yang merupakan salah seorang pendukung Magill, membelanya selama beberapa bulan ini setelah ia dikritik karena penanganan universitas terhadap berbagai tindakan anti-Yahudi di kampus itu.

Bok menyebut Magill sebagai orang yang baik dan pemimpin berbakat yang tidak “sedikit pun anti-Yahudi,” tetapi memberikan tanggapan yang legalistik dan keras setelah dilemahkan oleh kritik selama berbulan-bulan dan berjam-jam pertanyaan dalam sidang Kongres pada minggu lalu.

“Setelah itu, menjadi jelas bahwa posisinya tidak dapat dipertahankan lagi. Dia dan saya secara bersamaan memutuskan bahwa sudah waktunya baginya untuk keluar,” kata Bok dalam sebuah pernyataan yang sekaligus mengumumkan pengunduran dirinya.

Pihak universitas mengatakan bahwa Magill akan tetap menjadi staf pengajar tetap di Carey Law School. Dia telah setuju untuk tetap menjabat sebagai pemimpin di University of Pennsylvania sampai pihak universitas menunjuk seorang presiden sementara.

Antisemitisme di kampus-kampus top AS meningkat

Seruan untuk memecat Magill meledak setelah kesaksiannya di komite DPR AS tentang anti-semitisme atau anti-Yahudi di kampus-kampus pada Selasa (5/12). Selain Magill, Kongres juga memanggil Presiden Universitas Harvard dan MIT.

Universitas-universitas di seluruh AS dituduh gagal melindungi mahasiswa Yahudi di tengah meningkatnya kekhawatiran antisemitisme di seluruh dunia, yang merupakan dampak perang Israel-Hamas di Gaza yang dikecam keras dunia karena melonjak pesatnya jumlah korban jiwa di daerah kantung itu.

Ketiga presiden tersebut dipanggil ke Kongres untuk menjawab tuduhan-tuduhan tersebut. Namun jawaban-jawaban mereka yang legalistik menuai kecaman dari para penentangnya, terutama sederet pertanyaan dari anggota Partai Republik di DPR dari negara bagian New York, Elise Stefanik, yang berulang kali menanyakan apakah “menyerukan genosida terhadap orang Yahudi” akan melanggar kode perilaku University of Pennsylvania.

“Jika ucapan itu berubah menjadi perilaku, itu bisa menjadi pelecehan, ya,” kata Magill. Saat didesak lebih lanjut, Magill mengatakan kepada Stefanik, “Itu adalah keputusan yang bergantung pada konteks, anggota kongres.”

Presiden Harvard University Claudine Gay dan Presiden MIT Sally Kornbluth memberikan tanggapan yang sama kepada Stefanik, dan Bok menegaskan hal itu.

Magill melakukan “kesalahan langkah yang sangat disayangkan – yang konsisten dengan dua pemimpin universitas lain yang duduk di sampingnya – yang ditanyai secara agresif selama lima jam di hadapan komite kongres,” kata Bok.

Kritik terhadap Magill terus berdatangan dari Gedung Putih, Gubernur Pennsylvania Josh Shapiro, anggota Kongres, dan para donor. Salah satu donatur, Ross Stevens, mengancam akan menarik sumbangan sebesar 100 juta dolar AS karena “sikap universitas terhadap antisemitisme di kampus” kecuali jika Magill diganti.

Sehari kemudian, Magill menanggapi kritik tersebut, dengan mengatakan dalam sebuah video bahwa ia akan menganggap seruan genosida terhadap orang-orang Yahudi sebagai pelecehan atau intimidasi dan bahwa kebijakan Penn perlu “diklarifikasi dan dievaluasi.” Namun pernyataan itu tidak meredam kritik.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, Stefanik mengatakan “pengunduran diri paksa” Magill adalah “tindakan minimal yang diperlukan” dan mengatakan bahwa Harvard dan MIT seharusnya melakukan langkah serupa. [em/lt]

[ad_2]

Berita Terkait

Kasus Siskaeee Dkk, Polda Metro Limpahkan Berkas 12 Orang Tersangka Produksi Film Porno ke Kejati DKI
Paus akan ke Indonesia, Singapura, Timor-Leste, Papua Nugini pada 2-13 September
Lindungi Remaja dan Lawan “Sextortion,” Instagram Buat Fitur Baru yang Kaburkan Konten “Telanjang”
Wadah Makanan Ramah Lingkungan Bantu Tekan Polusi Plastik
Gereja Katolik Portugal Setujui Kompensasi Korban Pelecehan Seksual
Protes di Swedia pasca Penembakan oleh Geng Remaja
Hidangan Lebaran di Turki yang Ramah Diabetes
Pelajar Polandia Senang ada Larangan PR Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 11:47 WIB

Jaga Harga Wajar di Tingkat Konsumen, Pemerintah Resmi Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Beras

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:49 WIB

BI Rate Tetap 6,25 Persen untuk Perkuat Stabilitas dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak Global

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:23 WIB

Bapanas Intensifkan Pemantauan dan Intervensi Program untuk Jaga Stabilitas Pangan Jelang Iduladha

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:42 WIB

Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:18 WIB

Soal Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya, Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:17 WIB

Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global di Pertemuan Tingkat Menteri OECD

Selasa, 30 April 2024 - 15:58 WIB

Mencapai Sebesar Rp43,2 Triliun, Realisasi Investasi Hilirisasi di Sektor Mineral pada Kuartal I 2024

Sabtu, 27 April 2024 - 13:17 WIB

Rp 2 Triliun untuk Non Infrastuktur Termasuk Promosi dan Sosialisasi, Realisasi Anggaran APBN IKN Rp4,3 triliun

Berita Terbaru