Bisnis Kursus untuk Lansia Berkembang Pesat di China

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 18 Maret 2024 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Populasi China yang menua dengan cepat, memicu pasar yang menjanjikan dan berkembang pesat bagi perusahaan-perusahaan yang menyediakan kursus dan aktivitas rekreasi untuk kelas menengah lanjut usia, mulai dari yoga hingga permainan drum Afrika dan fotografi ponsel pintar.

Potensi pertumbuhan industri tersebut sangat kontras dengan penurunan dalam sektor bimbingan belajar pribadi yang dilakukan setelah jam sekolah usai, menyusul tindakan keras pemerintah pada tahun 2021 yang bertujuan meningkatkan angka kelahiran yang mencapai rekor terendah dengan menurunkan biaya pendidikan.

“Industri pendidikan sedang beralih ke ekonomi perak,” kata Qiu Peilin, kepala Mama Sunset di Beijing, sebuah bisnis pembelajaran bagi lansia yang telah membuka lima pusat pembelajaran di ibu kota China, Beijing, sejak diluncurkan pada April 2023. Ekonomi perak merupakan kegiatan ekonomi yang mencakup pemenuhan kebutuhan bagi orang-orang yang berusia di atas 50 tahun.

Perusahaan konsultan Frost & Sullivan memperkirakan, pasar kegiatan pembelajaran bagi lansia di China akan tumbuh pada tingkat tahunan gabungan sebesar 34% pada tahun 2027, menjadi $16,8 miliar, naik dari $3,8 miliar pada tahun 2022.

Dalam 10 tahun berikutnya, sekitar 300 juta orang di China akan memasuki masa pensiun, di mana jumlah tersebut setara dengan hampir seluruh populasi AS. Euromonitor memperkirakan, satu dari setiap dua orang berusia di atas 65 tahun di kawasan Asia-Pasifik, akan tinggal di China pada tahun 2040.

Meskipun krisis demografi China mengancam basis industri, keuangan pemerintah, dan upaya pengentasan kemiskinan, beberapa investor melihat bertambahnya kelompok lansia sebagai sebuah pilihan yang tak terelakkan.

Mama Sunset, yang menawarkan 20 kelas berbeda kepada ribuan warga China berusia 50 tahun ke atas, sedang dalam pembicaraan dengan investor domestik untuk memperluas bisnisnya hingga memiliki 200 pusat waralaba di seluruh negeri dalam tiga tahun ke depan, seiring dengan keinginan untuk mencatatkan sahamnya di bursa Hong Kong.

Penyedia pembelajaran lansia online terbesar di China menurut Frost & Sullivan, Quantasing, yang terdaftar di Nasdaq, berencana mempekerjakan lebih banyak pengajar senam tai chi dan pengobatan tradisional. Mereka akan menambah kelas yang sudah ada mulai dari pelatihan daya ingat hingga penyuntingan video.

Pemerintah China juga turut ambil bagian dalam industri tersebut. Pada Januari, pemerintah mengumumkan insentif pajak dan dukungan finansial untuk produk dan layanan bagi lansia. Perdana Menteri Li Qiang berjanji pada bulan ini bahwa akan melakukan lebih banyak usaha untuk membangun “ekonomi perak,” tanpa menjelaskannya lebih lanjut.

Pemerintah provinsi Hebei menyediakan lahan dan area bagi cabang Mama Sunset di Cangzhou sebagai bagian dari program pemberantasan kemiskinan. [ps/rs]

[ad_2]

Berita Terkait

Kasus Siskaeee Dkk, Polda Metro Limpahkan Berkas 12 Orang Tersangka Produksi Film Porno ke Kejati DKI
Paus akan ke Indonesia, Singapura, Timor-Leste, Papua Nugini pada 2-13 September
Lindungi Remaja dan Lawan “Sextortion,” Instagram Buat Fitur Baru yang Kaburkan Konten “Telanjang”
Wadah Makanan Ramah Lingkungan Bantu Tekan Polusi Plastik
Gereja Katolik Portugal Setujui Kompensasi Korban Pelecehan Seksual
Protes di Swedia pasca Penembakan oleh Geng Remaja
Hidangan Lebaran di Turki yang Ramah Diabetes
Pelajar Polandia Senang ada Larangan PR Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 11:47 WIB

Jaga Harga Wajar di Tingkat Konsumen, Pemerintah Resmi Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Beras

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:49 WIB

BI Rate Tetap 6,25 Persen untuk Perkuat Stabilitas dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak Global

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:23 WIB

Bapanas Intensifkan Pemantauan dan Intervensi Program untuk Jaga Stabilitas Pangan Jelang Iduladha

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:42 WIB

Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:18 WIB

Soal Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya, Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:17 WIB

Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global di Pertemuan Tingkat Menteri OECD

Selasa, 30 April 2024 - 15:58 WIB

Mencapai Sebesar Rp43,2 Triliun, Realisasi Investasi Hilirisasi di Sektor Mineral pada Kuartal I 2024

Sabtu, 27 April 2024 - 13:17 WIB

Rp 2 Triliun untuk Non Infrastuktur Termasuk Promosi dan Sosialisasi, Realisasi Anggaran APBN IKN Rp4,3 triliun

Berita Terbaru