AS Anugerahkan Penghargaan Internasional ‘Women of Courage’

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 4 Maret 2024 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Departemen Luar Negeri AS menganugerahkan penghargaan tahunan International Women of Courage dalam upacara pada Senin (4/3) di Gedung Putih.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Ibu Negara Jill Biden menjadi tuan rumah acara tersebut. Penghargaan tahun ini diberikan kepada perempuan-perempuan asal Afghanistan, Bangladesh, Belarus, Bosnia dan Herzegovina, Myanmar, Kuba, Ekuador, Gambia, Iran, Jepang, Maroko, Nikaragua dan Uganda.

Menurut Departemen Luar Negeri AS, penghargaan ini diluncurkan pada tahun 2007 dan diberikan kepada para perempuan “yang telah menunjukkan keberanian, kekuatan, dan kepemimpinan luar biasa dalam mendukung perdamaian, keadilan, hak asasi manusia, kesetaraan dan kesetaraan gender, serta pemberdayaan perempuan dan anak-anak perempuan.”

Di antara mereka yang menerima penghargaan tahun ini adalah sembilan perempuan dari Nikaragua yang merupakan bagian dari sekelompok tahanan politik yang dibebaskan tahun lalu. Departemen Luar Negeri mengatakan para aktivis tersebut “terus memperjuangkan demokrasi dan hak asasi di bawah rezim yang menindas.”

Fawzia Karim Firoze dari Bangladesh dianugerahi penghargaan itu karena kegiatannya sebagai advokat Mahkamah Agung yang memperjuangkan hak-hak kaum terpinggirkan.

Ajna Jusić dari Bosnia dan Herzegovina dipilih karena kegiatannya mewakili anak-anak yang lahir akibat pemerkosaan semasa perang.

Dari Kuba, Martha Beatriz Roque Cabello diakui karena memimpin gerakan hak asasi dan kebebasan beragama di negaranya.

Agather Atuhaire mendapat penghargaan itu karena mempromosikan hak asasi dan penegakan hukum di Uganda. [uh/ab]

[ad_2]

Berita Terkait

Kasus Siskaeee Dkk, Polda Metro Limpahkan Berkas 12 Orang Tersangka Produksi Film Porno ke Kejati DKI
Paus akan ke Indonesia, Singapura, Timor-Leste, Papua Nugini pada 2-13 September
Lindungi Remaja dan Lawan “Sextortion,” Instagram Buat Fitur Baru yang Kaburkan Konten “Telanjang”
Wadah Makanan Ramah Lingkungan Bantu Tekan Polusi Plastik
Gereja Katolik Portugal Setujui Kompensasi Korban Pelecehan Seksual
Protes di Swedia pasca Penembakan oleh Geng Remaja
Hidangan Lebaran di Turki yang Ramah Diabetes
Pelajar Polandia Senang ada Larangan PR Sekolah

Berita Terkait

Minggu, 9 Juni 2024 - 11:47 WIB

Jaga Harga Wajar di Tingkat Konsumen, Pemerintah Resmi Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Beras

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:49 WIB

BI Rate Tetap 6,25 Persen untuk Perkuat Stabilitas dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi dari Dampak Global

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:23 WIB

Bapanas Intensifkan Pemantauan dan Intervensi Program untuk Jaga Stabilitas Pangan Jelang Iduladha

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:42 WIB

Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:18 WIB

Soal Perkembangan Tingkat Inflasi di Wayahnya, Kemendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Pantau

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:17 WIB

Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global di Pertemuan Tingkat Menteri OECD

Selasa, 30 April 2024 - 15:58 WIB

Mencapai Sebesar Rp43,2 Triliun, Realisasi Investasi Hilirisasi di Sektor Mineral pada Kuartal I 2024

Sabtu, 27 April 2024 - 13:17 WIB

Rp 2 Triliun untuk Non Infrastuktur Termasuk Promosi dan Sosialisasi, Realisasi Anggaran APBN IKN Rp4,3 triliun

Berita Terbaru